Kasus pemukulan yang menimpa staf Zaskia Adya Mecca, Faisal, dan disaksikan oleh putrinya, Kala, masih dalam proses penyelidikan. Pada Jumat (3/10/2025), Kala menjalani pemeriksaan sebagai saksi di hadapan penyidik, didampingi langsung oleh sang ibu.
Melalui Instagram Story pribadinya, Zaskia memperlihatkan momen Kala sedang berbicara dengan petugas. Ia menyampaikan bahwa proses pemeriksaan disertai pendampingan dari psikolog dan bantuan hukum dari @pppadki.
Proses Hukum Berjalan dengan Pendampingan Psikolog dan Pengacara
“Dari pagi mendampingi Kala untuk pemeriksaan saksi. Alhamdulillah semua proses ini didampingi oleh @pppadki, sebelum pemeriksaan ada pendampingan psikolog, ada bantuan lawyer juga. Makasih banyak,” tulis Zaskia dalam unggahannya Jumat sore.
Meski demikian, Zaskia belum dapat memberikan banyak keterangan mengenai perkembangan kasus pemukulan yang dialami stafnya, Faisal, yang tampak langsung oleh Kala. Ia hanya menyebut bahwa semua pihak bersikap kooperatif dan proses hukum berjalan sesuai aturan, namun membutuhkan waktu tidak sebentar.
Faisal Jadi Korban Pemukulan Usai Kejadian di Jalan
Kejadian bermula saat Faisal mengantar Kala ke sekolah. Ia nyaris ditabrak oleh pengendara motor yang melaju dari arah berlawanan. Pengendara tersebut tidak terima ditegur dan kemudian mengejar Faisal hingga terjadi aksi pemukulan.
Faisal mengirimkan pesan kepada Zaskia yang kemudian diunggah di Instagram, menjelaskan kronologi tersebut. “Dia langsung putar arah ngejar saya dan langsung malangin motornya di depan motor saya. Saya langsung ditarik, dibanting, dipukul, sampai diinjak,” ujar Faisal.
Menurut Faisal, pelaku menginjak leher dan kepala hingga menyebabkan luka serius. Ketika sudah terjatuh dan tidak mampu bangkit, Faisal kembali dipukul dan diinjak bagian punggungnya.
Pelaku Oknum TNI Mengaku Anggota dan Ditahan di Denpom Jaya
Meski ada banyak orang yang mencoba melerai, pelaku yang mengenakan helm dan mengendarai Vespa berwarna pink itu berteriak mengaku sebagai anggota TNI sehingga tidak ada yang berani menghentikannya.
Pelaku, Praka NC, anggota TNI AD, kini diamankan dan ditahan di Denpom Jaya II/Cijantung untuk proses hukum lebih lanjut. Hal ini disampaikan oleh Wakil Kepala Penerangan Kodam Jaya, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, Minggu (28/9/2025).
Kasus ini telah menarik perhatian publik dan berbagai pihak terkait terus memantau perkembangan penanganannya.

Tinggalkan Balasan