Banjir yang melanda wilayah pantai Laut Hitam di Bulgaria pada Jumat malam menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Hujan deras yang terus mengguyur memicu aliran lumpur yang deras dan menggenangi kota-kota resor di sepanjang pesisir.

Keadaan darurat pun diumumkan di beberapa kotamadya di tenggara dan barat laut Bulgaria menyusul kerusakan parah yang ditimbulkan banjir. Kondisi ini memperburuk aktivitas warga dan wisatawan di wilayah tersebut.

Kondisi Banjir dan Dampaknya

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan derasnya air berlumpur yang mengalir di jalan utama resor Laut Hitam Elenite, menyapu mobil-mobil yang melintas. Beberapa kendaraan bahkan terseret hingga ke laut, menambah kekhawatiran akan keselamatan pengemudi dan penumpang.

Jenazah seorang pria ditemukan di sebuah apartemen dalam kompleks hotel, sementara dua petugas penyelamat juga dilaporkan meninggal saat menjalankan tugas. Hal ini menambah duka di tengah upaya penyelamatan yang masih berlangsung.

Respon Pemerintah dan Upaya Penyelamatan

Wakil Menteri Dalam Negeri Bulgaria, Toni Todorov, menyampaikan kepada wartawan bahwa banjir telah merusak sejumlah bangunan dan infrastruktur jalan. Pemerintah menggunakan pesawat tanpa awak untuk memantau kondisi kendaraan yang terseret air dan memastikan apakah ada penumpang yang terjebak.

Menurut Todorov, upaya evakuasi dan penyelamatan terus dilakukan meski kondisi cuaca membatasi akses. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk waspada dan mengikuti arahan resmi guna menghindari korban lebih lanjut.

Isu Lingkungan dan Pembangunan di Pesisir Laut Hitam

Para aktivis lingkungan telah lama memperingatkan risiko akibat pembangunan pesisir yang tidak terkontrol di wilayah Laut Hitam. Mereka menilai pembangunan tersebut memperparah dampak bencana alam seperti banjir dan longsor, yang kini terbukti dalam tragedi ini.