Gelaran MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, segera digelar akhir pekan ini. Pebalap asal Prancis, Fabio Quartararo, menunjukkan antusiasme tinggi menyambut event tersebut. Menurutnya, Mandalika bukan hanya trek yang menyenangkan, tetapi juga memberikan peluang bagi tim Monster Energy Yamaha untuk meraih hasil positif.

Sejak debut Mandalika dalam kalender MotoGP pada 2022, Quartararo konsisten tampil impresif. Pada musim pertamanya, ia berhasil finis di posisi kedua, kemudian merebut podium ketiga pada 2023. Tahun lalu, Quartararo menutup balapan di urutan ketujuh, menandakan performa yang tetap kompetitif di sirkuit ini.

Optimisme Quartararo Jelang Balapan di Mandalika

Setelah mengikuti acara Yamaha di Taiwan, Quartararo mengungkapkan kesiapan dan optimismenya menghadapi balapan di Indonesia. “Saya bersenang-senang di Taiwan dan merasa siap kembali bekerja. Saya pikir Mandalika bisa menjadi trek yang bagus bagi kami. Pada akhir pekan lalu di Motegi, kami kurang mendapatkan cengkeraman sehingga sulit bertarung,” ujar juara MotoGP 2021 itu, dikutip dari Crash.

Rider yang dijuluki El Diablo ini melanjutkan, “Mari kita lihat seperti apa kondisi di Mandalika, di mana kami akan menggunakan ban yang berbeda. Saya percaya Indonesia bisa menjadi momen positif bagi kami untuk meraih hasil yang baik.” Quartararo juga menegaskan, “Saya tidak mau terlalu sesumbar sebelum akhir pekan, tetapi saya pikir kami dapat menjalani sesi kualifikasi dan balapan dengan bagus di sini. Jika harus memilih sirkuit untuk balapan yang menyenangkan, Mandalika adalah pilihanku.”

Persaingan Ketat Yamaha dan Honda di MotoGP 2025

Meski penuh optimisme, Yamaha masih menghadapi tantangan berat musim ini. Rival utama mereka, Honda, justru menunjukkan kebangkitan yang signifikan. Pebalap Honda, Joan Mir, sukses finis di podium ketiga pada seri Motegi, menambah deretan podium Honda yang sebelumnya diraih di Le Mans dan Silverstone.

Sementara itu, Yamaha baru mencatat satu podium grand prix lewat posisi kedua Quartararo di Spanyol. Meski pebalap asal Prancis itu sempat naik podium di dua sprint race, posisi Yamaha di klasemen konstruktor masih berada di dasar dengan selisih 40 poin dari Honda, dengan lima seri tersisa musim ini.