Perbaikan Jalan Nasional di Sumatera Barat Progresnya Mencapai 90 Persen

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, mengungkapkan bahwa perbaikan jalan nasional dari Kota Padang menuju Bukittinggi melalui Lembah Anai, Sumatera Barat, segera selesai. Proses perbaikan yang dilakukan setelah bencana di wilayah tersebut telah mencapai sekitar 90 persen.

“Jalan nasional Padang-Bukittinggi melalui Lembah Anai masih dalam tahap percepatan perbaikan dengan progres mencapai sekitar 90 persen,” ujarnya saat berada di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Jumat, 19 Desember 2025.

Sebelumnya, pada hari Selasa, jalan nasional yang menjadi penghubung antara wilayah pesisir barat dengan wilayah tengah Sumatera Barat itu sudah dibuka. Namun, pembukaan tersebut hanya terbatas untuk kendaraan roda dua dan roda empat.

Selain jalur Lembah Anai, Pratikno juga menyampaikan bahwa percepatan penanganan dilakukan pada ruas Padang Pariaman–Agam via Malalak. Saat ini, sebagian besar jalur tersebut sudah dapat diakses, meskipun masih ada beberapa titik yang memerlukan penanganan lanjutan.

Percepatan Penanganan di Wilayah Sumatera Utara

Selain di Sumatera Barat, percepatan perbaikan juga dilakukan pada jalur konektivitas di Sumatera Utara, seperti Padangsidimpuan, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, dan Tapanuli Tengah. Menurut Pratikno, sebagian besar ruas jalan di wilayah tersebut sudah pulih. Namun, ia tetap mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap beberapa titik longsor dan jalan ambles yang masih ada di beberapa ruas jalan.

“Ada juga penggunaan jembatan-jembatan darurat yang membutuhkan kewaspadaan ekstra dari para penggunanya,” tambahnya.

Keterlibatan Personel dalam Proses Perbaikan

Kementerian Pekerjaan Umum telah menurunkan sekitar 1.330 personel di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk mempercepat penanganan jalan dan jembatan. Jumlah personel tersebut bisa ditambah sesuai kebutuhan di lapangan.

Data Korban Bencana Sumatera

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal akibat bencana Sumatera mencapai 1.068 jiwa per Jumat, 19 Desember 2025 pukul 09.30 WIB. Selain itu, BNPB juga melaporkan sebanyak 147.236 rumah mengalami kerusakan.

Fokus pada Pemulihan Infrastruktur

Proses pemulihan infrastruktur di berbagai wilayah Sumatera terus berlangsung dengan dukungan dari berbagai pihak. Dengan progres yang mencapai 90 persen di beberapa area, pemerintah berupaya keras untuk memastikan aksesibilitas dan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga.

Beberapa titik yang masih memerlukan perhatian khusus tetap menjadi fokus utama dalam proses perbaikan. Dengan adanya penggunaan jembatan darurat, masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.

Langkah-Langkah yang Dilakukan

  • Tim teknis terus melakukan inspeksi dan evaluasi terhadap kondisi jalan dan jembatan.
  • Penambahan personel diberikan jika diperlukan untuk mempercepat proses perbaikan.
  • Komunikasi dengan masyarakat terus dilakukan untuk memberikan informasi terkini tentang kondisi jalan dan potensi bahaya.

Dengan komitmen dan kerja sama yang baik, diharapkan seluruh infrastruktur yang rusak akibat bencana dapat segera pulih dan siap digunakan kembali oleh masyarakat.