Bantuan Logistik dan Pemulihan Komunikasi di Wilayah Terdampak Banjir

Kementerian Komunikasi dan Digital memberikan bantuan berupa 6,5 ton paket beras, minyak, dan biskuit kepada 2.000 warga Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara. Wilayah ini merupakan salah satu daerah yang mengalami dampak banjir terparah. Selain bantuan logistik, pemerintah juga menyediakan berbagai fasilitas untuk membantu pemulihan mental warga, khususnya anak-anak.

Posko informasi, media center, serta layanan psikososial disiapkan sebagai bagian dari upaya pemulihan. Kegiatan ini dilengkapi dengan doa bersama yang bertujuan untuk memberikan kekuatan spiritual bagi masyarakat yang terdampak banjir. Acara tersebut turut dihadiri oleh tokoh agama, perwakilan pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menjelaskan bahwa Kemkomdigi memberikan berbagai bentuk bantuan, baik dalam bentuk barang maupun fasilitas. “Selain bantuan barang, kami juga menyediakan posko bersama berupa media center serta posko layanan psikososial untuk memulihkan keceriaan anak-anak,” ujar Meutya saat hadir dalam zikir akbar dan doa bersama warga terdampak banjir di Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (13/12/2025).

Doa bersama dipimpin oleh Ustaz Maulana dan diikuti oleh seluruh peserta. Meutya menekankan pentingnya kepedulian dan solidaritas antar masyarakat. “Setiap ada ujian pasti ada kemudahan. Karena itu kita semua harus saling bantu dan saling mendoakan,” katanya.

Pemulihan Akses Komunikasi di Sumatra Utara

Sebagai salah satu wilayah yang sebelumnya mengalami gangguan konektivitas akibat bencana banjir, akses komunikasi di Provinsi Sumatra Utara hampir sepenuhnya pulih. Menurut data terbaru, sebanyak 4.273 dari 4.368 menara BTS telah kembali beroperasi, atau sekitar 97,8 persen. Hal ini memungkinkan warga mengakses informasi darurat dan berkomunikasi dengan keluarga.

Meutya Hafid menjelaskan bahwa pemulihan jaringan menjadi kebutuhan mendesak dalam situasi bencana. “Dengan pemulihan mencapai 97,8 persen, masyarakat Sumatra Utara dapat kembali memperoleh informasi penting dan menghubungi keluarga,” kata Meutya.

Kemkomdigi juga memastikan bahwa pemantauan layanan komunikasi di wilayah terdampak banjir akan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar stabil. Upaya ini bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat tetap bisa terhubung dan menerima informasi penting.

Fasilitas Tambahan untuk Pemulihan Warga

Selain bantuan logistik dan pemulihan jaringan komunikasi, pemerintah juga menyediakan berbagai layanan tambahan untuk mendukung pemulihan mental warga. Posko informasi dan media center dibuka untuk memberikan akses informasi yang cepat dan akurat. Layanan psikososial juga tersedia untuk membantu warga, khususnya anak-anak, yang mungkin mengalami trauma akibat bencana.

Kegiatan seperti doa bersama dan zikir akbar juga diadakan untuk memberikan dukungan spiritual. Acara ini diharapkan dapat memperkuat semangat dan rasa percaya diri masyarakat dalam menghadapi tantangan pasca-bencana.

Tindakan Lanjutan dan Keberlanjutan

Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau kondisi wilayah terdampak banjir. Berbagai langkah diperlukan untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Selain itu, peningkatan kapasitas infrastruktur komunikasi juga menjadi prioritas untuk menghindari gangguan serupa di masa depan.

Dalam rangka memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, beberapa kegiatan sosial dan edukasi juga dilaksanakan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya persiapan diri menghadapi bencana alam.