Ratu Kalinyamat Kembali Beraksi di Panggung Dunia

Ratu Kalinyamat, sosok perempuan tangguh dari tanah Jepara, Jawa Tengah, akan kembali menapaki panggung dunia. Ketokohannya akan ditampilkan di Belanda melalui pementasan seni budaya yang kini tengah disiapkan. Pementasan ini menjadi langkah nyata untuk memperkenalkan kembali semangat kepemimpinan Ratu Kalinyamat kepada dunia internasional.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara, Ali Hidayat menyebut, pentas budaya ini adalah upaya untuk mengangkat kisah perempuan hebat dari masa lalu. “Kami akan berkomunikasi dengan perwakilan Indonesia di Belanda,” ujarnya. Sebelumnya, rencana pentas di Inggris sempat dibuat, namun karena waktunya tidak memungkinkan, akhirnya akan dilaksanakan di Belanda.

Simbol Perempuan Cerdas

Bagi Jepara, Ratu Kalinyamat bukan sekadar tokoh sejarah. Ia adalah simbol keberanian, kemandirian, dan kecerdasan perempuan Jawa pada masa kejayaan pelayaran Nusantara abad ke-16. Dalam catatan sejarah, Ratu Kalinyamat dikenal sebagai penguasa maritim yang disegani hingga ke Malaka dan Laut Jawa. Kini, kisah kepemimpinannya akan hidup kembali melalui panggung seni yang dipersembahkan oleh putra-putri Jepara.

Rencana besar ini juga menjadi tindak lanjut dari pertemuan antara Bupati Jepara dan Menteri Fadli Zon, yang menyatakan dukungan penuh terhadap pementasan tersebut. “Pentas Ratu Kalinyamat ini didukung oleh Pak Menteri. Kami ingin menampilkan sisi agung dan berpengaruh dari Jepara di masa lalu,” ungkapnya.

Pameran Seni Ukir di Jakarta

Tidak hanya berfokus pada panggung internasional, Disparbud Jepara juga tengah menyiapkan ajang Jepara Ekspo di Galeri Nasional Jakarta. Dalam pameran itu, Jepara akan menampilkan keunggulan ukiran yang telah menjadi identitas abadi kota ini. “Teman-teman HIPMI, nanti diberi fasilitas untuk menggunakan Galeri Nasional, dan kami akan mengisi dengan karya ukir khas Jepara,” tambah Ali.

Pentas Ratu Kalinyamat di Belanda dan pameran ukir di Jakarta menjadi dua langkah penting bagi Jepara untuk menegaskan posisinya sebagai kota budaya dan seni yang hidup. Tidak hanya menjaga warisan leluhur tapi juga menuturkan kembali kisah kebesaran perempuan Jepara kepada dunia.

Semangat yang Tak Pernah Padam

Di balik setiap ukiran halus dan naskah sejarah, selalu ada semangat Ratu Kalinyamat pemimpin yang tak gentar menatap samudra, seperti halnya Jepara yang kini kembali berlayar menuju panggung dunia.

Dengan pementasan seni budaya yang akan digelar di Belanda, Jepara berusaha menunjukkan bahwa nilai-nilai kepemimpinan perempuan yang kuat dan visioner masih relevan hingga saat ini. Selain itu, pameran seni ukir di Jakarta akan menjadi kesempatan untuk menunjukkan keahlian lokal dalam menciptakan karya seni yang indah dan bernilai tinggi.

Melalui langkah-langkah ini, Jepara tidak hanya membangkitkan rasa bangga terhadap warisan budaya tetapi juga memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkembang dan menciptakan sesuatu yang bermakna.