Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, memberikan respons atas kritik keras yang dilayangkan Hansi Flick terkait cedera pemain muda Lamine Yamal. Cedera pangkal paha yang dialami Yamal membuatnya absen dalam empat pertandingan Barcelona, sehingga Flick menyayangkan penanganan Timnas Spanyol terhadap sang pemain.
Namun, De la Fuente justru merasa heran dengan sikap Flick yang mengkritik tanpa memahami konteks penuh. Pelatih yang membawa Spanyol juara Euro 2024 itu menegaskan bahwa fokus utama adalah persiapan Piala Dunia, bukan masalah lain di luar itu.
Polemik Cedera Lamine Yamal dan Kritik Hansi Flick
Lamine Yamal, pemain berusia 18 tahun, mengalami cedera pangkal paha setelah menjalani pemanggilan Timnas Spanyol bulan lalu. Cedera ini membuatnya absen di beberapa laga penting Barcelona, yang kemudian memicu reaksi dari Hansi Flick. Pelatih asal Jerman tersebut menyatakan kekecewaannya terhadap perlakuan Timnas Spanyol terhadap Yamal, menganggap penanganan cedera kurang tepat.
Balasan Luis de la Fuente
Menanggapi hal tersebut, Luis de la Fuente menilai komentar Flick kurang tepat. “Tidak ada konflik dengan Flick. Saya hanya terkejut dengan pernyataan-pernyataan itu, karena dia pernah menjadi pelatih tim nasional dan saya pikir dia memahaminya,” ujar De la Fuente.
Pelatih Spanyol itu menegaskan bahwa prioritas utama adalah pertandingan Kualifikasi Piala Dunia yang sangat penting bagi negaranya. “Kami bermain untuk Piala Dunia, itulah yang benar-benar penting. Sisanya tidak penting. Semua orang sudah mengatakan apa yang mereka katakan, dan cuma itu,” tambahnya.
Lamine Yamal Kembali ke Timnas Spanyol
Setelah pemulihan, Lamine Yamal kembali dipanggil ke skuad utama Timnas Spanyol untuk menghadapi Georgia dan Bulgaria dalam Kualifikasi Piala Dunia pada 12 dan 15 Oktober mendatang. Kehadiran Yamal diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi La Furia Roja dalam upaya lolos ke putaran final.

Tinggalkan Balasan