Gelaran MotoGP Mandalika 2025 akan segera digelar pada akhir pekan ini di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Para pebalap sudah tiba dan tengah mempersiapkan diri menghadapi balapan yang dijadwalkan berlangsung pada 3-5 Oktober 2025.
Namun, ada kabar yang cukup menarik dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Mataram yang memprediksi potensi hujan saat balapan berlangsung. Hal ini tentu menambah dinamika dan tantangan tersendiri bagi para rider yang akan berlaga di lintasan Mandalika.
Potensi Balapan Basah di MotoGP Mandalika 2025
BMKG Mataram memperkirakan cuaca pada hari balapan Sprint Race pada Sabtu, 4 Oktober, dan balapan utama pada Minggu, 5 Oktober, akan didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga hujan ringan. Angin permukaan diprediksi bertiup dari arah Tenggara ke Selatan dengan kecepatan maksimum mencapai 30 km/jam.
“Angin permukaan bertiup dengan arah dominan dari Tenggara – Selatan dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 km/jam,” ujar Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid, Nabilla Akhirta.
Potensi hujan ini mengingatkan kembali pada debut MotoGP Mandalika pada tahun 2022, ketika balapan berlangsung dalam kondisi basah dan Miguel Oliveira keluar sebagai juara. Kondisi lintasan yang licin dan tantangan cuaca menjadi faktor penting yang harus diperhatikan para pebalap serta tim mekanik.
Persaingan Ketat Pebalap MotoGP Mandalika 2025
Meski Marc Marquez sudah memastikan gelar juara dunia musim ini, semangatnya untuk tampil maksimal di Mandalika tetap tinggi. Marquez ingin membuktikan dirinya dengan meraih podium di sirkuit ini yang belum pernah ia taklukkan sebelumnya.
Selain itu, Alex Marquez bertekad mengamankan posisi kedua di klasemen, sementara Francesco Bagnaia yang sedang dalam performa bagus juga menjadi kandidat kuat. Jangan lupakan pula Enea Bastianini yang kerap menghadirkan kejutan, serta Fabio Quartararo yang selalu dinanti aksinya.
Tiket MotoGP Mandalika 2025 juga hampir habis terjual dengan presentase mencapai 90 persen, menandakan antusiasme tinggi dari penonton lokal maupun internasional.

Tinggalkan Balasan