Wakil Gubernur Maluku Utara Hadiri Rakor Evaluasi APBD 2025

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, hadir dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Pertemuan ini dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian. Acara berlangsung secara virtual di kediamannya di Ternate, Rabu (24/12/2025).

Sarbin Sehe didampingi oleh Asisten Setda Malut serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat. Meskipun acara dilaksanakan secara daring, kehadiran Wakil Gubernur menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya terkait pengelolaan anggaran.

Fokus pada Percepatan Realisasi Belanja

Dalam arahannya, Tito Karnavian menekankan pentingnya percepatan realisasi belanja di akhir tahun 2025. Hal ini sejalan dengan instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto, yang meminta pemerintah daerah untuk mendorong penyerapan anggaran setinggi mungkin. Tujuannya adalah untuk memperkuat daya beli masyarakat dan menggerakkan roda ekonomi di daerah.

Menurut Tito, penyerapan anggaran yang optimal tidak hanya membantu perekonomian lokal, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat akan terus memberikan dukungan dan bimbingan kepada daerah dalam menjalankan kebijakan tersebut.

Kinerja Pemprov Malut dalam Realisasi Anggaran

Tito Karnavian kembali menjelaskan bahwa berdasarkan data terbaru, realisasi anggaran per 23 Desember 2025, Pemprov Maluku Utara masuk dalam zona hijau. Saat ini, Maluku Utara berada pada urutan 5 besar nasional dalam hal realisasi anggaran.

Secara faktual di lapangan, realisasi anggaran telah mencapai kisaran 80 hingga mendekati 90 persen. Data ini akan diperbarui dalam sistem Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPD).

Optimisme Pemprov Malut

Sarbin Sehe menyampaikan rasa optimisnya terhadap peningkatan realisasi anggaran hingga akhir Desember 2025. Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari peningkatan ini adalah untuk meningkatkan perputaran uang di masyarakat.

“Kita optimistis realisasi anggaran akan meningkat signifikan hingga akhir Desember. Ini bertujuan agar perputaran uang di masyarakat semakin meningkat dan pertumbuhan ekonomi Maluku Utara berjalan lebih merata dan inklusif,” ujar Sarbin Sehe.

Langkah-Langkah yang Dilakukan

Pemprov Malut telah melakukan berbagai langkah untuk memastikan realisasi anggaran berjalan lancar. Beberapa di antaranya adalah:

  • Koordinasi intensif antara OPD dan pihak terkait.
  • Peningkatan monitoring dan evaluasi progres pelaksanaan anggaran.
  • Penyediaan sumber daya dan fasilitas yang memadai untuk mendukung implementasi program dan kegiatan.

Dengan komitmen yang kuat dan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan lembaga terkait, diharapkan realisasi anggaran dapat tercapai secara maksimal.