Perjalanan hidup selebritas sekaligus model Indonesia, Lidya Pratiwi, ternyata menarik perhatian sejumlah rumah produksi film dalam negeri. Beberapa tahun terakhir, kisah hidupnya sempat ditawarkan untuk diangkat ke layar lebar.

Ketika ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Lidya yang dikenal lewat film Catatan Si Boy itu mengungkapkan, ada beberapa produser yang berminat menggarap cerita hidupnya menjadi sebuah film. Namun, hingga kini belum ada kesepakatan yang dapat mengikat kerja sama tersebut.

Tawaran Film Belum Ada Kesepakatan

“Kemarin ada beberapa PH, sempat selama beberapa tahun ini tuh nawarin untuk apa namanya, kisah aku gitu ya, difilmkan,” ujar Lidya Pratiwi, Rabu (1/10/2025).

Sayangnya, Lidya menegaskan bahwa pembicaraan soal proyek film itu belum mencapai titik temu. Menurutnya, aspek bisnis menjadi faktor utama yang perlu disepakati secara transparan agar tidak merugikan salah satu pihak.

“Sejauh ini belum ada deal yang cocok,” tegasnya. “Tapi balik lagi ketika pembicaraan yang urusan bisnis ya bisnisnya juga harus benar nih, jadi jangan merugikan sebelah kayak gitu,” tambahnya.

Perjalanan Hidup Tak Bisa Diukur dengan Nominal

Lidya juga menyampaikan bahwa kisah hidupnya bukanlah sesuatu yang bisa dinilai dengan angka atau nominal tertentu. Baginya, perjalanan yang telah dilalui lebih dari sekadar materi.

“Apa yang aku alamin itu kalau dinominalkan secara angka itu tidak bisa dinominalkan, karena perjalanan ini bukan sesuatu yang bisa dihargain dengan nominal sekian,” ujarnya.

Profil Singkat Lidya Pratiwi

Lidya Pratiwi memulai kariernya di dunia hiburan pada 2004 lewat sinetron Tersanjung. Namun, perjalanan hidupnya tidak selalu mulus. Pada usia 19 tahun, ia menjalani masa tahanan selama tujuh tahun dari vonis 14 tahun penjara terkait kasus pembunuhan kekasihnya, Naek Gonggom Hutagalung.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi di Putri Duyung Cottage, Ancol, Jakarta Utara, pada 28 April 2006. Lidya akhirnya bebas pada tahun 2013 dan kembali meniti karier di dunia hiburan.