Peristiwa Dramatis dalam Laga AC Milan vs Lazio
Pertandingan antara AC Milan dan Lazio dalam pekan ke-13 Liga Italia 2025-2026 berlangsung dengan ketegangan tinggi. Laga yang digelar di Stadion San Siro ini berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan AC Milan, yang dicetak oleh Rafael Leao.
Awal Pertandingan yang Sengit
Sejak menit awal, pertandingan terlihat sangat sengit. Meskipun menjadi tim tamu, Lazio langsung mengancam pada menit kedua melalui sundulan Mario Gila. Namun, penjaga gawang AC Milan, Mike Maignan, berhasil melakukan penyelamatan gemilang.
Lazio terus menekan melalui bola mati, termasuk eksekusi Davide Bartesaghi yang kembali digagalkan oleh lini belakang Rossoneri. Di sisi lain, AC Milan juga mendapat peluang melalui Rafael Leao, tetapi tembakannya masih mengenai pemain belakang Lazio.
Mattia Zaccagni hampir membawa Lazio unggul, namun Maignan kembali tampil apik. Menjelang babak pertama berakhir, Youssouf Fofana melepaskan tendangan voli keras yang melenceng tipis, sehingga skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Gol dan Drama VAR
Memasuki babak kedua, AC Milan meningkatkan intensitas serangan. Tekanan tinggi akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-51 melalui skema serangan dari sisi kiri yang diselesaikan Rafael Leao memanfaatkan umpan Fofana.
Leao nyaris menggandakan keunggulan, tetapi sundulannya masih bisa digagalkan Ivan Provedel. Drama terjadi ketika wasit memeriksa potensi handball Strahinja Pavlovic melalui VAR. Massimiliano Allegri melakukan protes keras karena menilai pengecekan VAR tidak perlu, yang berujung pada kartu merah bagi pelatih AC Milan.
Keputusan VAR ini membuat AC Milan vs Lazio semakin dramatis, tetapi wasit akhirnya memutuskan untuk tidak memberikan penalti kepada Lazio.
Keputusan Wasit dan Reaksi
Keputusan VAR memicu kekacauan di pinggir lapangan, termasuk dua kartu merah yang diberikan kepada Allegri dan asisten manajer Lazio, Marco Ianni, karena protes. Wasit Giuseppe Collu kemudian memanfaatkan teknologi VAR untuk menjelaskan keputusannya secara langsung, yang memunculkan berbagai reaksi dari pemain dan pengamat.
“Setelah mengevaluasi rekaman, bek Milan yang mengenakan nomor punggung 31 berada di luar siluet, tetapi sebelum itu, ia dilanggar oleh pemain Lazio nomor punggung 77, Marusic,” kata Collu saat menjelaskan keputusannya di lapangan.
Penilaian Pakar
Sky Sports Italia menyebut keputusan Collu sebagai langkah “jenius” karena berhasil menyeimbangkan keadilan di lapangan. “Dia membiarkan VAR menyelamatkan muka atas keputusan absurd itu, tetapi juga memastikan keadilan ditegakkan dengan tidak memberikan penalti yang seharusnya konyol,” ungkap pakar tersebut dikutip dari Football Italia.

Tinggalkan Balasan