Kejurkab PBSI Ciamis 2025 Dimulai, Berikan Ruang Kompetisi dan Pencarian Bakat

Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) sekaligus memperebutkan Piala Kapolres 2025 cabang olahraga bulutangkis resmi digelar di GOR Mahadikusumah, Desa Sadananya, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jumat (12/12/2025). Ajang ini akan berlangsung hingga 14 Desember 2025 dan diikuti oleh peserta dari berbagai kelompok umur, mulai dari tingkat anak-anak hingga dewasa.

Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K yang hadir membuka acara menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya melahirkan atlet-atlet potensial dari Kabupaten Ciamis. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menyaring bibit-bibit atlet bulu tangkis dari Ciamis yang insyaallah ke depan bisa menjadi generasi penerus, bahkan mampu tampil di tingkat nasional dan internasional.

Menurut Kapolres, pembinaan harus dimulai sejak dini dan dilakukan secara berkelanjutan. Pihaknya pun bekerja sama dengan Pengurus PBSI Ciamis untuk membuka ruang pembinaan yang lebih sistematis. “Tadi kami juga berdiskusi dengan Ketua PBSI. Bila perlu, sekolah-sekolah diberdayakan dan disiapkan untuk mencetak atlet. Pembinaan harus dimulai dari sekarang,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PBSI Ciamis, Kikim Tarkim, menjelaskan bahwa perkembangan bulu tangkis di Ciamis menunjukkan tren positif. Hingga saat ini terdapat 17 klub aktif yang terus melakukan pembinaan, khususnya untuk kelompok umur. Pembinaan usia dini menjadi harapan kita. Atlet senior mungkin sudah sulit bersaing di level nasional, tapi anak-anak binaan masih punya waktu dan kesempatan untuk berprestasi.

Menurutnya, atlet-atlet yang mulai menunjukkan prestasi di tingkat lokal biasanya akan masuk ke klub-klub yang lebih besar untuk mendapatkan pembinaan lebih intensif. “Harapan kami, ke depan semakin banyak atlet Ciamis yang mampu berbicara di tingkat regional, nasional, bahkan internasional. Kami optimis karena pembinaan terus berjalan bertahap,” ujarnya.

Dari 17 klub yang terdaftar, sebagian besar aktif menggelar latihan rutin, meski beberapa masih menghadapi dinamika naik-turun pembinaan. PBSI berupaya meningkatkan kualitas pembinaan agar prestasi daerah semakin baik.

Kejurkab dan Piala Kapolres 2025 ini tidak hanya diikuti atlet muda, melainkan juga kategori umum. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang kompetisi positif sekaligus ajang pencarian bakat bagi klub-klub bulu tangkis di Ciamis.

Selain memeriahkan kegiatan olahraga daerah, kejuaraan ini menjadi bentuk kolaborasi antara Polres Ciamis dan PBSI untuk mendukung prestasi olahraga. Selain Kapolres Ciamis, hadir juga Waka Polres Ciamis Kompol Sujana, Camat Sadananya, Ketua PBSI, Perwakilan dari KONI Ciamis hingga Kapolsek Ciamis.

Sebelum dilanjutkan dengan kompetisi resmi, Kapolres Ciamis menjajal pertandingan melawan Ketua PBSI Ciamis yang dipenuhi dengan semangat dan sesekali canda di tengah permainan.

Kepedulian Pemerintah dan Lembaga Olahraga

Kolaborasi antara Polres Ciamis dan PBSI menunjukkan komitmen yang kuat dalam pengembangan olahraga di wilayah tersebut. Dengan adanya kejuaraan seperti ini, diharapkan dapat memberikan motivasi bagi para atlet muda untuk terus berkembang dan berprestasi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara berbagai pihak yang peduli terhadap perkembangan olahraga di Ciamis.

Pembinaan yang berkelanjutan dan sistematis menjadi kunci keberhasilan dalam menghasilkan atlet-atlet yang berkualitas. Dengan dukungan dari pemerintah setempat dan lembaga olahraga, diharapkan semakin banyak atlet Ciamis yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Beberapa langkah strategis telah diambil untuk meningkatkan kualitas pembinaan, termasuk kerja sama dengan sekolah dan pengembangan infrastruktur olahraga. Hal ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga tidak hanya menjadi tanggung jawab PBSI, tetapi juga melibatkan berbagai pihak yang saling mendukung.

Masa Depan Bulu Tangkis Ciamis

Perkembangan bulu tangkis di Ciamis terlihat sangat positif, dengan jumlah klub yang aktif dan semangat para atlet yang tak pernah padam. Dari 17 klub yang ada, beberapa di antaranya telah berhasil melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat lokal maupun nasional.

Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam hal konsistensi pembinaan dan pengadaan fasilitas yang memadai. Oleh karena itu, diperlukan dukungan yang lebih besar dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, agar pembinaan olahraga di Ciamis dapat terus berkembang.

Dengan adanya Kejurkab dan Piala Kapolres 2025, diharapkan dapat menjadi awal dari sebuah perjalanan panjang menuju kejayaan bulu tangkis di Kabupaten Ciamis.