Kritik terhadap Isu Ijazah Palsu yang Menyerang Jokowi

Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dengan tegas menyatakan bahwa isu ijazah palsu yang menyerang dirinya adalah bagian dari agenda besar politik. Ia menilai bahwa tudingan tersebut dilakukan untuk menjatuhkan reputasinya sebagai presiden dan mencemarkan nama baiknya.

“Saya pastikan iya (ada agendan besar dan orang besar di balik kasus ijazah). Saya kira gampang ditebak. Tidak perlu saya sampaikan,” ujar Jokowi dalam wawancara eksklusif dengan Kompas TV.

Menurut Jokowi, tudingan ijazah palsu bukan hanya sekadar hiburan atau permainan semata, melainkan memiliki tujuan jelas yaitu untuk merusak reputasi presiden yang telah memimpin negara selama beberapa tahun terakhir. Ia menegaskan bahwa semua tindakan seperti mengolok-olok, menjelek-jelekan, merendahkan, dan menuduh tidak dilakukan tanpa alasan. “Kalau hanya untuk main-main, mesti ada kepentingan politiknya di situ,” jelasnya.

Siap Menunjukkan Ijazah Asli ke Pengadilan

Jokowi mengungkapkan bahwa ia siap menunjukkan ijazah asli kelulusannya dari SD hingga sarjana kepada pengadilan. Ia menilai bahwa pengadilan adalah forum yang paling tepat untuk membuktikan kebenaran informasi tentang ijazahnya.

“Ya, itu (pengadilan) forum yang paling baik untuk menunjukkan ijazah asli saya dari SD, SMP, SMA, universitas, semuanya dan saya bawa,” kata dia.

Ia juga menekankan bahwa setiap tudingan harus dibuktikan oleh pihak yang menuduh. Dalam sistem hukum, siapa yang menuduh harus membuktikan. “Dalam hukum acara, siapa yang menuduh itu yang harus membuktikan. Itu yang saya tunggu itu. Coba dibuktikan seperti apa?” katanya.

Isu Ijazah Palsu Sudah Dirancang 4 Tahun Lalu

Jokowi mengungkapkan bahwa isu tentang ijazah palsunya sudah dirancang sejak empat tahun lalu. Ia menilai bahwa isu ini sengaja dibuat heboh untuk menjatuhkan nama baiknya sebagai presiden. “Ini kan sebuah isu yang sudah 4 tahunan ya dibicarakan dan sebetulnya,” katanya.

Ia juga menjelaskan alasan mengapa ia tidak langsung menunjukkan ijazah aslinya ke publik. “Saya tidak menyampaikan kepada publik ijazah itu. Karena yang pertama ada aduan ke Bareskrim. Yang kedua saya dituduh ijazah saya palsu. Artinya yang menuduh itu yang harus membuktikan.”

Pembuktian Melalui Proses Hukum

Jokowi menilai bahwa pembuktian akan lebih baik dilakukan di pengadilan, agar proses hukum bisa menunjukkan keadilan bagi semua pihak. “Akan kelihatan adilnya karena yang memutuskan adalah di pengadilan. Karena yang membuat ijazah saya, sudah menyampaikan asli, masih tidak dipercaya, gimana?”

Menurut Jokowi, keinginan pihak yang ingin menurunkan reputasinya adalah untuk kepentingan politik. “Kenapa sih kita harus mengolok-olok, menjelek-jelekkan, merendahkan, menghina, menuduh-nuduh? Semua dilakukan untuk apa? Kalau hanya untuk main-main kan, mesti ada kepentingan politiknya di situ.”

Ketua Angkatan Jokowi Buka Suara

Profesor Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof. Ciek Julyati Hisyam, sempat mempertanyakan keaslian ijazah Jokowi karena adanya materai berwarna hijau, yang menurutnya janggal karena materai resmi saat itu harusnya ungu (merah/ungu) berdasarkan UU materai tahun 1985.

Mustoha Iskandar, ketua angkatan Jokowi di Universitas Gadjah Mada (UGM), membantah pernyataan tersebut. Ia memastikan bahwa seluruh lulusan Fakultas Kehutanan UGM dari angkatan yang sama menggunakan jenis materai yang serupa. Hal tersebut sudah ia cocokkan dengan dokumen kelulusannya dan milik rekan-rekan seangkatannya.

“(Materai warna hijau) Bukan merah,” kata Mustoha Iskandar.

Riwayat Jabatan dan Harta Kekayaan Mustoha Iskandar

Mustoha Iskandar adalah Komisaris Independen PT Pupuk Indonesia (Persero) sejak 4 Agustus 2020. Ia juga lulusan Sarjana Kehutanan UGM tahun 1986 yang satu angkatan dengan Jokowi. Selain itu, ia juga lulus dari University of Philippines Los Banos pada 1996 dengan gelar Magister Manajemen Pembangunan.

Harta kekayaan Mustoha Iskandar mencapai Rp 22.736.596.232 sesuai laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) tahun 2022. Adapun dirinya memiliki hutang sebesar Rp 286.844.505.

Informasi Detail Harta Kekayaan Mustoha Iskandar

Berikut rincian harta kekayaan Mustoha Iskandar:

A. Tanah dan Bangunan
1. Tanah Seluas 530 m2 di KAB / KOTA CIAMIS, HASIL SENDIRI Rp. 265.000.000

2. Tanah Seluas 640 m2 di KAB / KOTA CIREBON, HASIL SENDIRI Rp. 192.000.000

ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN
1. MOBIL, SUZUKI ESCUDO Tahun 1997, HASIL SENDIRI Rp. 50.000.000

2. MOBIL, TOYOTA PICNIK Tahun 1999, HASIL SENDIRI Rp. 60.000.000