Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik (SBS) LPDP 2025 Tahap 2 resmi dirilis hari ini, Kamis, 2 Oktober 2025. Peserta yang telah mengikuti rangkaian tes pada September lalu kini dapat mengakses hasilnya sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Seleksi bakat skolastik merupakan salah satu tahap penting dalam proses seleksi beasiswa LPDP sebelum menuju tahap akhir. Informasi ini tentu menjadi momen yang sangat dinanti bagi calon penerima beasiswa.
Cara Mengecek Hasil Seleksi Bakat Skolastik LPDP 2025 Tahap 2
Untuk mengetahui hasil seleksi, peserta dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
- Kunjungi laman resmi beasiswa LPDP di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id
- Masukkan email dan password yang digunakan saat pendaftaran
- Klik tombol “Masuk” atau “Login”
- Hasil seleksi bakat skolastik LPDP 2025 Tahap 2 akan tampil di halaman akun peserta
Tahapan Seleksi Selanjutnya
Peserta yang lolos seleksi bakat skolastik akan melanjutkan ke tahap seleksi substansi, yang menjadi fase final sebelum masa perkuliahan dimulai. Berikut jadwal penting yang perlu diperhatikan:
- Sekleksi Substansi: 7 Oktober – 19 November 2025
- Pengumuman Hasil Seleksi Substansi: 27 November 2025
- Periode Perkuliahan paling cepat: Januari 2026
Bagi peserta yang sedang menjalani studi dan lolos seleksi substansi, terdapat beberapa kewajiban yang harus dipenuhi, antara lain:
- Membuat dan menandatangani surat pengunduran diri dari program studi yang sedang ditempuh, ditujukan ke perguruan tinggi, serta menyerahkan surat tersebut ke LPDP paling lambat 14 hari setelah pengumuman kelulusan seleksi substansi.
- Menyerahkan surat pemberhentian resmi dari program studi atau perguruan tinggi sebelum menandatangani surat pernyataan penerima beasiswa.
- Beasiswa akan dihentikan apabila tidak memenuhi kewajiban tersebut.
Manfaat yang Didapatkan Awardee LPDP
Melansir situs resmi LPDP Kemenkeu, penerima beasiswa LPDP berhak atas berbagai bantuan dana selama masa studi, meliputi:
1. Dana Pendidikan
- Biaya pendaftaran
- Biaya SPP/Tuition Fee/Uang Kuliah Tunggal
- Biaya tunjangan buku
- Biaya penelitian tesis/disertasi
- Biaya seminar internasional
- Biaya publikasi jurnal internasional
2. Dana Pendukung
- Biaya transportasi
- Biaya aplikasi visa atau residence permit
- Asuransi kesehatan
- Tunjangan hidup bulanan
- Biaya kedatangan
- Biaya lomba internasional
- Tunjangan keluarga khusus program doktor
- Dana keadaan darurat jika diperlukan

Tinggalkan Balasan