Kejutan di Australian Open 2025
Kejutan yang dibuat oleh ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, terus berlanjut di Australian Open 2025. Kali ini, mereka berhasil mengalahkan senior mereka sendiri, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, dalam pertandingan perempat final. Hasil ini menjadi bukti bahwa pasangan muda ini semakin matang dan siap bersaing dengan pemain-pemain terbaik dunia.
Pertandingan yang digelar di Quaycentre, Sydney Olympic Park, Australia, pada Jumat (21/11/2025), sebenarnya diprediksi akan berlangsung seru. Namun, akhirnya berakhir dalam keunggulan yang jelas bagi Rachel/Febi. Mereka tampil lebih solid sejak awal pertandingan, menunjukkan konsistensi dan kekompakan yang luar biasa.
Meski bertanding bersamaan dengan reuninya Apriyani/Fadia selaku senior di Pelatnas, Rachel/Febi tampil lebih kompak dengan rotasi yang dinamis. Keduanya saling melengkapi, dengan Febi sebagai “tukang gebuk” dan Rachel bertindak sebagai pengubah arah reli dengan intersep di depan. Hal ini memberikan tekanan besar kepada lawan-lawan mereka.
Sebelumnya, Rachel/Febi telah menyingkirkan unggulan kedua asal Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi, dengan skor 25-23, 25-23 di babak 16 besar. Energi mereka tampaknya masih terjaga hingga pertandingan melawan Apriyani/Fadia.
Di sisi lain, Apriyani/Fadia belum menunjukkan performa terbaiknya. Mereka bahkan sempat dimatikan dengan cepat lewat servis Rachel. Tidak hanya sekali, tetapi empat kali berturut-turut hingga mereka tertinggal jauh di 3-10 sebelum kedudukan 4-11 menandai interval.
Keunggulan Rachel/Febi terjaga hingga gim pertama berakhir. Salah satu poin penting dimenangi dari reli panjang hingga 30 pukulan lebih untuk skor 16-9. Sodoran Rachel dari depan net yang gagal dikembalikan Apriyani dengan baik menutup gim pertama dengan skor 21-10 bagi Rachel dan Febi.
Pada gim kedua, Apriyani/Fadia masih belum menemukan jawaban. Mereka tertinggal jauh sejak awal hingga 2-9, 3-11 di interval, lalu 5-14. Meskipun mereka sempat bergeliat setelahnya dengan enam poin beruntun yang mengubah skor menjadi 11-14, perlawanan mereka berakhir prematur ketika Rachel/Febi kembali mengambil kendali.
Tekanan yang berujung pada eror dari Fadia memberi Rachel/Febi match point di 20-15. Apriyani/Fadia mencoba melawan lagi saat sudah tersudut. Berawal dari poin yang disebabkan kesalahan lawan, match point digagalkan oleh mereka hingga empat kali. Namun, keadaan berubah ketika Rachel/Febi mulai kurang tenang, sehingga mereka kehilangan poin krusial dalam reli yang cepat.
Servis colongan Apriyani terlalu tanggung sehingga disambar Rachel. Serangan berikutnya dari Febi mematikan sang juara Olimpiade. Rachel/Febi akhirnya menang dengan skor 21-10, 21-19 dalam pertandingan yang berlangsung selama 46 menit.
Kemenangan ini menjadi revans bagi Rachel/Febi setelah sebelumnya dikalahkan Apriyani/Fadia lewat rubber game dalam pertemuan sebelumnya di Hong Kong Open 2025. Dengan kemenangan ini, Rachel/Febi menyusul wakil Indonesia lainnya, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, untuk lolos ke semifinal Australian Open 2025.

Tinggalkan Balasan