Banjir Susulan Melanda Aceh Timur

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur melaporkan bahwa banjir susulan telah melanda sejumlah desa di wilayah tersebut. Kejadian ini terjadi setelah hujan deras yang berlangsung dalam sehari terakhir, sehingga menyebabkan debit air meningkat dan mengakibatkan banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Timur, Afifullah, menjelaskan bahwa banjir terjadi di dua desa, yaitu Gampong Aceh dan Gampong Keude Blang, Kecamatan Idi Rayeuk. Menurutnya, banjir ini merupakan banjir susulan setelah warga sempat membersihkan rumah mereka dari air yang sebelumnya menggenangi area tersebut. Namun, karena hujan terus mengguyur, air kembali naik dan menyebabkan kondisi kembali memburuk.

Afifullah menambahkan bahwa penyebab banjir kali ini adalah curah hujan yang tinggi sejak Sabtu (6/12) malam hingga Minggu (7/12) pagi. Hal ini menyebabkan saluran drainase dan aliran sungai tidak mampu menampung debit air yang tinggi. Akibatnya, air mulai meluap dan menggenangi beberapa daerah.

Sebelumnya, warga telah kembali ke rumah setelah banjir pada Rabu (26/11). Namun, kini mereka kembali menghadapi situasi darurat kebencanaan. Keadaan ini membuat warga semakin khawatir, terutama karena pengalaman banjir sebelumnya yang datang secara tiba-tiba dan menyebabkan mereka terjebak di dalam rumah.

“Beberapa warga memilih untuk mengungsi lagi karena takut kejadian seperti kemarin terulang, di mana air naik dengan cepat dan sempat menjebak sebagian warga di dalam rumah,” ujarnya.

Tim BPBD terus memantau perkembangan kondisi banjir di berbagai titik. Di samping itu, tim di lapangan juga disiagakan untuk melakukan evakuasi bila terjadi peningkatan debit air secara signifikan. Selain itu, tim BPBD bersama unsur TNI, Polri, dan pemerintah kecamatan terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama bagi yang tinggal di wilayah rawan genangan.

Warga diminta segera menjauh ke tempat yang lebih aman jika air kembali naik. Afifullah juga menyebutkan bahwa pihaknya masih mendata dampak banjir susulan tersebut, termasuk jumlah rumah yang kembali terendam dan warga yang mengungsi.

“Hingga saat ini, hujan masih berpotensi turun di Kabupaten Aceh Timur. Kami mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dan tetap waspada demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.