Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Nusa Tenggara Barat
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui stasiun meteorologi Zainul Abdul Majid telah mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) pada periode 3-5 Desember 2025. Dalam peringatan tersebut, disebutkan bahwa wilayah NTB akan mengalami hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang.
Peringatan ini dikeluarkan karena adanya potensi cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi kehidupan masyarakat serta aktivitas sehari-hari. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.
Wilayah Terdampak Hujan Sedang Hingga Lebat
Beberapa wilayah di NTB akan terkena dampak hujan sedang hingga lebat selama tiga hari ke depan. Berikut adalah daftar kabupaten dan kecamatan yang termasuk dalam wilayah terdampak:
- Kabupaten Lombok Barat: Narmada, Gunungsari, Lingsar
- Kabupaten Lombok Tengah: Praya, Batukliang, Pringgarata, Kopang, Batukliang Utara
- Kabupaten Lombok Timur: Sikur, Masbagik, Sambelia, Montong Gading, Wanasaba, Sembalun
- Kabupaten Lombok Utara: Kayangan, Bayan
- Kabupaten Sumbawa: Lunyuk, Alas, Utan, Batu Lanteh, Sumbawa, Moyo Hulu, Alas Barat, Buer, Rhee, Unter Iwes, Lape, Lopok, Lenangguar, Ropang
- Kabupaten Sumbawa Barat: Brang Rea, Brang Ene
- Kabupaten Bima: Tambora, Sanggar, Soromandi, Ambalawi, Wera, Wawo, Lambitu, Belo, Bolo, Palibelo, Langgudu, Madapangga, Donggo, Woha, Monta, Parado
- Kabupaten Dompu: Woja, Dompu, Pekat, Kempo, Manggalewa, Pajo, Hu’u, Kilo
- Kota Bima: Asakota, Rasana’e Barat, Mpunda, Raba, Rasanae Timur
Potensi Bencana yang Harus Diwaspadai
Dengan adanya hujan sedang hingga lebat dan angin kencang, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap beberapa potensi bencana seperti:
- Banjir
- Tanah longsor
- Genangan air
- Angin kencang
- Kilat/petir
- Berkurangnya jarak pandang
- Baliho roboh
- Pohon tumbang
Selain itu, bagi pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan, wisata bahari, serta masyarakat yang beraktivitas di sekitar wilayah pesisir, diperlukan kewaspadaan terhadap gelombang tinggi yang mencapai kurang lebih 2 meter. Gelombang tinggi ini berpotensi terjadi di wilayah:
- Selat Lombok bagian selatan
- Selat Alas bagian selatan
- Samudera Hindia selatan NTB
Tips dan Saran untuk Masyarakat
Agar dapat menghadapi situasi cuaca ekstrem dengan aman, masyarakat disarankan untuk:
- Memperhatikan informasi cuaca secara berkala dari sumber resmi
- Menghindari area rawan banjir atau tanah longsor
- Menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah genangan air
- Memastikan bangunan dan infrastruktur tahan terhadap angin kencang
- Mengamankan benda-benda ringan yang bisa terbawa angin
- Menghindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca tidak stabil
Dengan kesadaran dan persiapan yang baik, masyarakat dapat meminimalkan risiko yang timbul akibat cuaca ekstrem. BMKG juga akan terus memantau perkembangan cuaca dan memberikan informasi terbaru jika diperlukan.

Tinggalkan Balasan