Arsenal menunjukkan keunggulan kedalaman skuad mereka saat menghadapi Olympiakos dalam laga Matchday 2 Liga Champions, Kamis (2/10/2025) dini hari WIB. Kemenangan 2-0 ini menjadi bukti bahwa The Gunners memiliki opsi pemain yang luas dan berkualitas untuk rotasi, menunjang performa tim secara keseluruhan.

Manajer Mikel Arteta memanfaatkan keberadaan Gabriel Martinelli, Leandro Trossard, dan Viktor Gyokeres di lini depan. Sementara di lini tengah, peran Martin Odegaard, Martin Zubimendi, dan Mikel Merino menjadi kunci penggerak permainan. Pilihan ini menunjukkan fleksibilitas taktik yang dimiliki Arsenal musim ini.

Kedalaman Skuad Jadi Keunggulan Arsenal

Tak hanya itu, Arsenal masih menyimpan amunisi berkelas di bangku cadangan seperti Eberechi Eze, Bukayo Saka, dan Declan Rice. Di lini pertahanan, pemain seperti Cristhian Mosquera, Jurrien Timber, dan Riccardo Calafiori siap menjadi opsi pengganti starter jika diperlukan. Arteta menilai kedalaman skuad ini sebagai keistimewaan yang tidak dimiliki musim lalu.

“Musim lalu kami melihat ke bangku cadangan dan ada lima pemain akademi yang mungkin belum pernah tampil di Liga Champions. Kini, situasinya berbeda,” kata Arteta seperti dikutip Sky Sports.

Rotasi Pemain dan Strategi Fisik

Arteta sengaja melakukan rotasi dengan mengganti enam pemain untuk memastikan seluruh pemain mendapatkan kesempatan bermain dan merasakan kontribusinya. Strategi ini juga mempertimbangkan kondisi fisik pemain pasca-laga berat di Newcastle beberapa hari sebelumnya.

“Kami tahu ada potensi penurunan fisik, tapi para pemain pengganti mampu mengangkat level permainan dan membantu kami meraih kemenangan,” ujar Arteta.