Google menghadirkan inovasi terbaru pada Android Auto dengan meluncurkan dua fitur baru yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengemudi. Fitur Call Screening dan Call Notes memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) serta integrasi dengan ponsel pengguna untuk membantu menjaga fokus selama berkendara.
Call Screening berfungsi menyaring panggilan masuk dari nomor tidak dikenal atau kontak yang belum tersimpan. Saat ada panggilan, sistem akan secara otomatis menanyakan identitas penelepon dan alasan menghubungi. Jawaban tersebut kemudian ditampilkan secara ringkas di layar mobil, memberikan kesempatan bagi pengemudi untuk memilih menerima atau menolak panggilan tanpa mengalihkan perhatian dari jalan.
Selain meningkatkan kenyamanan, fitur ini juga berperan penting dalam keselamatan berkendara. Gangguan akibat panggilan telepon yang tidak penting sering menjadi penyebab pengalihan fokus saat mengemudi. Dengan adanya penyaringan otomatis, pengguna dapat terhindar dari panggilan spam, telemarketing, atau komunikasi yang tidak mendesak.
Fitur serupa sebenarnya sudah lebih dulu diperkenalkan Apple lewat iOS 26, yang dapat digunakan dalam CarPlay. Kehadiran Call Screening di Android Auto membuat platform ini semakin kompetitif, seperti dikutip dari Phone Arena, Kamis (2/10/2025).
Sementara itu, Call Notes akan mulai tersedia di Android Auto pada akhir tahun ini dan sebelumnya hanya hadir di seri Pixel 9. Fitur ini bekerja dengan membuat ringkasan dalam bentuk teks setelah percakapan telepon selesai. Hal ini sangat bermanfaat untuk panggilan yang terkait pekerjaan, koordinasi bisnis, maupun obrolan penting yang sulit dicatat saat mengemudi.
Banyak pengguna menilai kedua fitur ini memberikan manfaat lebih besar ketika digunakan di dalam mobil dibandingkan hanya di ponsel. Dalam kondisi berkendara, melakukan banyak hal sekaligus tidak hanya kurang nyaman, tetapi juga berisiko membahayakan. Dengan Call Screening, gangguan dapat diminimalisasi, sementara Call Notes memastikan informasi penting tidak hilang begitu saja.
Dengan tambahan fitur ini, Android Auto semakin menunjukkan kemampuannya sebagai sistem yang bukan sekadar menampilkan antarmuka ponsel di dashboard kendaraan, tetapi juga benar-benar memahami konteks penggunaan di jalan. Harapan pengguna dan pengembang, saat peluncuran resmi nanti, kedua fitur ini dapat berjalan dengan stabil, responsif, dan bebas dari gangguan teknis.

Tinggalkan Balasan