Warga Aceh akhirnya bisa bernapas lega setelah pasokan listrik yang sempat padam selama tiga hari berturut-turut kini telah pulih sepenuhnya. Sebelumnya, sebagian besar wilayah di Tanah Rencong mengalami gelap gulita sejak Senin (29/9) sore akibat gangguan kelistrikan yang meluas.
PT PLN (Persero) memastikan kondisi kelistrikan Aceh sudah kembali normal 100 persen sejak Kamis (2/10) pukul 00.07 WIB. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Mundhakir, yang menegaskan seluruh sistem kelistrikan di wilayah tersebut telah berhasil dipulihkan.
PLN Tetap Siaga Jaga Pasokan Listrik
Mundhakir menambahkan, personel gabungan PLN masih terus bersiaga demi menjaga keandalan pasokan listrik di Aceh. Mereka memprioritaskan sektor vital seperti rumah sakit, fasilitas pemerintahan, pusat komunikasi, hingga pusat pelayanan publik agar dapat beroperasi dengan lancar.
“Kami terus melakukan evaluasi menyeluruh untuk memperkuat sistem kelistrikan agar masyarakat dapat menikmati listrik yang andal seperti biasanya,” ujar Mundhakir. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami selama pemadaman serta mengapresiasi kesabaran masyarakat Aceh selama proses pemulihan berlangsung.
Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik
Gangguan listrik yang melanda Aceh berdampak pada sejumlah kabupaten dan kota, antara lain:
- Kabupaten Pidie
- Kabupaten Pidie Jaya
- Kabupaten Aceh Utara
- Kota Lhokseumawe
- Kota Langsa
- Kabupaten Aceh Tamiang
- Kabupaten Bireuen
- Kabupaten Bener Meriah
- Kabupaten Aceh Tengah
- Kabupaten Aceh Besar
- Kabupaten Aceh Barat
- Kabupaten Nagan Raya
- Kabupaten Aceh Jaya
- Kota Banda Aceh
- Kabupaten Aceh Barat Daya
- Kabupaten Aceh Selatan
Beberapa wilayah sempat mengalami pemadaman total hingga tiga hari, sementara beberapa lainnya mengalami pemadaman bergilir. Di Aceh Besar dan Banda Aceh, listrik sempat kembali padam sejak siang hari sebelum akhirnya dipulihkan.

Tinggalkan Balasan