Beberapa perjalanan kereta api yang melewati wilayah Daop 3 Cirebon mengalami keterlambatan. Kejadian ini terjadi akibat anjloknya KA Purwojaya di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada hari Sabtu (25/10/2025) siang.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibuddin menjelaskan bahwa pihaknya melakukan evakuasi sebanyak 232 penumpang KA Purwojaya menggunakan 6 bus. Mereka diantar ke stasiun tujuan masing-masing. Proses evakuasi berjalan lancar dan aman.

“Tidak ada korban jiwa, seluruh penumpang dan awak kereta selamat. Kami evakuasi sebanyak 232 penumpang menuju stasiun tujuan masing-masing menggunakan bus. Kami prioritaskan keselamatan dan kenyamanan pelanggan,” ujar Muhibuddin pada hari yang sama.

Keterlambatan terjadi sekitar pukul 14.14 WIB setelah dua gerbong bagian belakang KA Purwojaya anjlok di km 56+1/2. Akibatnya, enam perjalanan rangkaian kereta api yang melintasi Daop 3 Cirebon mengalami keterlambatan. Berikut daftar kereta yang terkena dampak:

  • KA 44 Taksaka relasi Gambir–Yogyakarta terlambat 128 menit
  • KA 152 Brantas relasi Pasar Senen–Blitar terlambat 183 menit
  • KA 254 Kertajaya relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi terlambat 163 menit
  • KA 38 Brawijaya relasi Gambir–Malang terlambat 90 menit
  • KA 18 Argo Sindoro relasi Gambir–Semarang Tawang terlambat 32 menit
  • KA 8 Bima relasi Gambir–Surabaya Gubeng terlambat 21 menit

Muhibuddin menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan yang terjadi. Pihaknya terus melakukan perbaikan agar jalur kembali normal dan dapat dilalui dengan aman.

Setelah kejadian, satu jalur di lokasi kejadian kini bisa dilalui dengan kecepatan terbatas, sementara jalur lainnya masih dalam tahap perbaikan. Kerja sama antar daerah juga dilakukan untuk memastikan perjalanan tetap berjalan secara bergantian.

Proses penanganan juga dilakukan bersama dengan Daop 1. Kolaborasi dengan otoritas antar daerah dilakukan untuk mempercepat proses perbaikan hingga kembali normal.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan yang terjadi akibat musibah tersebut. Mereka berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan keselamatan bagi para pengguna jasa kereta api.