Sebanyak 127 siswa di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, diduga mengalami keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka mengeluhkan gejala pusing, diare, hingga demam setelah mengonsumsi menu MBG.
Ketua Satgas MBG Kabupaten Purworejo, dr. Tolkha, menyampaikan bahwa dari total siswa yang terdampak, sebanyak 104 menjalani perawatan jalan, sementara 23 siswa lainnya harus dirawat inap di rumah sakit dan puskesmas setempat.
Lokasi Kejadian dan Gejala yang Dialami
Peristiwa dugaan keracunan ini terjadi di SMP Negeri 8 Purworejo dan SMA Negeri 3 Purworejo. “Sementara 127 siswa, 104 rawat jalan, sisanya opname. Ada yang di Puskesmas, ada yang di RS Tjokro dan RS Tjitro. Hanya dua sekolah tersebut,” ungkap dr. Tolkha.
Para siswa mengeluhkan gejala seperti pusing, mual, muntah, nyeri perut, diare, dan demam. Menurut dokter, keluhan tersebut mulai muncul sejak Selasa malam (30/9), namun kasus ini baru diketahui secara masif pada Jumat (3/10).
“Diketahuinya macem-macem, ada yang mulai Selasa malam, ada yang baru tadi pagi. Keluhan mulai hari Selasa malam, bukan MBG yang kemarin. Ini yang daya tahannya kuat ya nggak papa, kemungkinan hari Selasa, masih diperdalam lagi. Yang jelas njebluke (meledaknya) hari ini totalnya segitu,” jelas dr. Tolkha.
Penanganan dan Tindak Lanjut
Pihak Satgas MBG dan dinas kesehatan setempat terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap para siswa yang terdampak. Penyelidikan lebih lanjut juga dilakukan untuk memastikan penyebab pasti keracunan dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan