Kinerja Keuangan ASLC pada Kuartal III/2025

PT Autopedia Sukses Lestari Tbk. (ASLC), yang merupakan salah satu emiten dari Grup Triputra milik konglomerat TP Rachmat, mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp29,96 miliar pada kuartal III/2025. Angka ini mengalami penurunan sebesar 25,47% secara tahunan dibandingkan laba bersih periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp40,21 miliar.

Meskipun demikian, pendapatan ASLC mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 15,53% secara tahunan menjadi Rp712,97 miliar per kuartal III/2025, dibandingkan dengan pendapatan sebesar Rp618,18 miliar pada kuartal III/2024. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan aktivitas transaksi di berbagai platform yang dimiliki oleh ASLC, seperti Caroline.id, JBA Indonesia, dan MotoGadai.

Kontribusi Utama dari Caroline.id

Presiden Direktur Autopedia Sukses Lestari, Jany Candra, menyatakan bahwa pertumbuhan pendapatan ini didorong oleh peningkatan transaksi di Caroline.id, JBA Indonesia, dan MotoGadai yang saling memperkuat dalam ekosistem jual beli mobil bekas ASLC.

Caroline.id masih menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan ASLC dengan porsi sebesar 71%. Pada kuartal III/2025, Caroline.id mencatatkan penjualan sebesar Rp506,4 miliar, meningkat sebesar 22% secara tahunan. Jumlah mobil bekas yang berhasil dijual juga meningkat hingga 26% yoy, mencapai lebih dari 3.000 unit.

Aktivitas JBA dan MotoGadai

Sementara itu, JBA sebagai balai lelang kendaraan yang dimiliki oleh ASLC telah melelang lebih dari 92 ribu unit mobil bekas, dengan pendapatan sebesar Rp201,8 miliar. Sementara itu, MotoGadai membukukan pendapatan sebesar Rp4,8 miliar.

Namun, beban pokok pendapatan ASLC naik sebesar 22,5% yoy menjadi Rp511,08 miliar per kuartal III/2025. Hal ini menyebabkan laba bruto ASLC hanya naik sebesar 0,44% yoy menjadi Rp201,88 miliar.

Beban Operasional dan Pendapatan Lainnya

ASLC juga mencatatkan peningkatan pada beban umum dan administrasi sebesar 12,41% menjadi Rp164,63 miliar. Di sisi lain, pendapatan operasi lainnya neto turun sebesar 15,8% yoy menjadi Rp5,84 miliar. Akibatnya, laba operasi ASLC melorot sebesar 34,93% yoy menjadi Rp29,67 miliar.

Kondisi Neraca ASLC

Dari sisi neraca, ASLC telah membukukan total aset sebesar Rp989,87 miliar dengan liabilitas sebesar Rp217,13 miliar pada periode yang berakhir 30 September 2025. Total ekuitas ASLC kemudian mencapai Rp772,74 miliar.

Catatan Penting

Berita ini disajikan hanya untuk informasi dan tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. CARIBERITA.ID tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.