Kecelakaan Maut yang Merenggut Nyawa Satu Keluarga di Jalan Goa Gong
Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Goa Gong, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung. Insiden ini menewaskan tiga orang dari satu keluarga yang sedang menggunakan sepeda motor. Kejadian tersebut terjadi pada Selasa, 2 November 2025, sekitar pukul 12.15 WITA.
Korban meninggal dunia terdiri dari ayah berinisial PH dan dua anaknya, yaitu RMH yang merupakan pelajar SMP dan NMH yang masih duduk di TK. Ketiganya menggunakan sepeda motor Honda dengan nomor polisi DK 2750 IS saat kejadian. Truk tangki dengan nomor polisi DK 8286 IQZ yang dikemudikan oleh TB menjadi kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, truk dan motor naas tersebut bergerak dari arah Jimbaran menuju Desa Ungasan melalui Jalan Goa Gong. Saat tiba di lokasi kecelakaan, korban berusaha mendahului truk tangki dari sisi kanan.
“Saat truk tiba di lokasi kejadian, tepat di depan warung bakso Genze simpang Gang Buahan, tiba-tiba ada satu unit sepeda motor Honda Vario (korban) mendahului truk dari arah belakang di sebelah kanan,” jelas Kompol Sukadi.
Petaka terjadi ketika korban berhasil mendahului truk namun secara mendadak menghentikan laju kendaraannya. Akibatnya, korban terpeleset. Usut punya usut, penyebab penghentian mendadak itu adalah adanya satu unit mobil Ford yang hendak keluar dari Gang Buahan. Mobil tersebut dikemudikan oleh IWBD, warga Perumahan Bali Kencana Resort III blok E no 3 Ungasan Kuta Selatan Badung.
“Pengendara sepeda motor Honda Vario tersebut berhenti persis di depan truk. Karena jarak yang terlalu dekat dan mendadak, pengemudi truk, saudara TB, tidak bisa menghindari kecelakaan maupun mengerem mendadak,” ujarnya.
Sehingga, truk menabrak dan ketiga korban yang terjatuh tersebut terlindas dan masuk ke bawah kolong truk. Sementara itu, Kasatlantas Polresta Denpasar, Kompol Yusuf Dwi Admodjo, yang memimpin olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi memastikan bahwa korban merupakan ayah dan anak.
“Iya di Kartu Keluarganya seperti itu,” ucapnya.
Sang ayah baru saja menjemput kedua anaknya dari sekolah sebelum kecelakaan terjadi. Saksi mata di TKP menyebut kecelakaan ini dipicu oleh upaya penghindaran mendadak. Kasatlantas Polresta Denpasar Kompol Yusuf Dwi Admodjo yang turun langsung ke lokasi membenarkan adanya tiga korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Pihak kepolisian langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan pasca kecelakaan. “Benar (ada 3 korban meninggal dunia, -Red),” kata Kasatlantas Polresta Denpasar kepada Tribun Bali.
Pihak Satlantas Polresta Denpasar langsung turun ke lokasi kejadian memimpin Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan kronologis kejadian.

Tinggalkan Balasan