Pagelaran Seni Budaya Kota Serang Mulai Berlangsung di Kawasan Banten Lama
Disparpora Kota Serang resmi menggelar Pagelaran Pentas Seni Budaya di Tourist Information Centre (TIC) yang berada di Kawasan Penunjang Wisata (KPW) Banten Lama. Kegiatan ini digelar pada hari Sabtu, 29 November 2025, setelah pembuatan Panggung Pariwisata dan sarana penunjang lainnya seperti pagar dan paving blok selesai dikerjakan.
“Alhamdulillah, pembuatan Panggung Pariwisata dan sarana penunjang lainnya sudah selesai. Hari ini kita bisa launching Pagelaran Seni Budaya Kota Serang di sini. Insya Allah, setiap Sabtu dan Minggu rutin akan ada pertunjukan,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Disparpora Kota Serang, Zeka Bachdi, S.T., M.Si. kepada awak media.
Bagi warga Kota Serang maupun luar daerah yang ingin mengetahui seni budaya yang ada di Kota Serang, kegiatan ini menjadi ajang yang sangat menarik. “Panggung Pariwisata dan Pagelaran Seni Budaya sengaja kami hadirkan supaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Serang dan mengenalkan bahwa di Kota Serang tak hanya sekedar wisata religi saja di Banten Lama. Tapi ada seni budaya yang pantas dipertunjukan,” tambahnya.
Jadwal Pertunjukan di Akhir Pekan
Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Disparpora Kota Serang, Eva Hasanah, S.Pd., M.M. menjelaskan bahwa pagelaran seni budaya di Panggung Pariwisata tersebut memiliki jadwal yang terstruktur. Pada hari Sabtu, akan tampil seni daerah yang bersifat religi seperti qosidah, marawis, rudat, terbang gede, dan hadroh. Sedangkan di hari Minggu, atraksi beladiri seperti debus dan pencak silat akan ditampilkan.
“Kami bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang terkait para pelaku seninya. Insya Allah penampilan dari berbagai sanggar seni budaya yang ada di Kota Serang. Nanti kita muter satu-satu,” ujarnya.
Eva berharap, kegiatan ini dapat menarik wisatawan untuk datang ke Kota Serang. “Kita juga punya seni budaya yang enak ditonton dan memiliki ciri khas tersendiri. Saya yakin tidak kalah dengan Tari Kecak di Bali dan lain-lain,” katanya.
Akses Gratis untuk Masyarakat
Bagi masyarakat yang ingin menggunakan Panggung Pariwisata tersebut untuk agenda seni budaya, Disparpora Kota Serang memberikan akses gratis tanpa pungutan biaya. Namun, mereka harus mengajukan surat lebih dulu.
“Silahkan, mau dipakai untuk acara qori, lomba seni budaya atau acara lainnya yang bersifat budaya, gratis, tapi harus bersurat lebih dulu yah,” terang Eva.
Apresiasi dari Camat Kasemen
Camat Kasemen, Sugiri, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh Disparpora Kota Serang di Kecamatan Kasemen. “Sangat bagus menurut saya karena pelaku usaha seni bisa hidup sekaligus melestarikan budaya lokal,” ujarnya.
Ia berharap, Pagelaran Seni Budaya Kota Serang ini bisa berjalan secara kontinyu. “Di Banten Lama bukan hanya ada wisata religi, tapi ada budayanya yang memang perlu kita tampilkan biar pada tahu. Masyarakat berduyung-duyung datang dan perekonomian meningkat. Pendapatan Asli Kota (PAD) Kota Serang juga bisa melonjak dari sektor pariwisata,” ungkap Sugiri.
Penutup
Pagelaran Seni Budaya Kota Serang ini menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan kekayaan budaya yang dimiliki oleh Kota Serang. Dengan adanya panggung yang permanen dan jadwal yang teratur, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Tinggalkan Balasan