Cristiano Ronaldo, megabintang asal Portugal, mendapat hadiah pribadi dari Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, setelah kembali dari kunjungannya ke Washington DC.

Pemain berusia 40 tahun itu membuat heboh publik dengan kedatangannya ke Gedung Putih, yang merupakan tempat kerja dan kediaman resmi presiden AS. Kehadirannya di negara yang dikenal dengan julukan Paman Sam ini disebut sebagai bagian dari undangan yang diberikan oleh Trump.

Ronaldo diketahui diundang oleh Presiden AS untuk menghadiri pertemuan yang bertujuan menyambut Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS). Meski BBC melaporkan bahwa Ronaldo tidak termasuk dalam delegasi resmi MBS, kehadirannya tetap menjadi perhatian karena perannya sebagai duta pariwisata Arab Saudi dan ikon utama Liga Arab Saudi.

Arab Saudi saat ini sedang berupaya untuk mengurangi ketergantungan pada pendapatan minyak dengan melakukan diversifikasi ke bidang lain seperti pariwisata dan olahraga. Dalam beberapa video yang viral di media sosial, Ronaldo tampak ikut serta dalam jamuan makan malam yang digelar Trump bersama MBS di Gedung Putih.

Setelah pertemuan tersebut, Ronaldo mendapat hadiah pribadi yang dibuat khusus oleh Trump. Menurut laporan Daily Mail, hadiahnya adalah kunci emas Gedung Putih. Hadiah ini diketahui dirancang oleh Trump dan telah diberikan kepada tamu-tamu istimewa sejak 2020.

Selain Ronaldo, ada tiga tokoh ternama yang juga menerima hadiah serupa dari Trump. Mereka adalah Elon Musk, Perdana Menteri Jepang Taro Aso, dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Netanyahu menjadi tokoh pertama yang menerima hadiah kunci emas Gedung Putih dari Trump pada 2020.

Dengan demikian, Ronaldo menjadi tokoh olahraga pertama yang berhasil mendapatkan hadiah pribadi dari presiden ke-45 dan 47 AS tersebut. Selain mendapat hadiah, Ronaldo juga mendapat keistimewaan selama berkunjung ke Gedung Putih. Ia secara khusus diajak berkeliling Ruang Oval, tempat di mana Trump biasanya bertemu dengan tokoh dunia.

Kedatangan Ronaldo ke AS menjadi yang pertama sejak 2014. Terakhir kali ia mengunjungi negara adidaya itu saat menjalani tur pramusim bersama Real Madrid. Diduga, Ronaldo tidak pernah kembali ke AS sejak saat itu akibat tuduhan pemerkosaan yang pernah ia terima.

Pada 2009, Ronaldo dituduh memperkosa seorang wanita bernama Kathryn Mayorga di sebuah klub malam. Namun, tuduhan tersebut kemudian dibantah, sehingga pemain yang pernah membela Juventus itu dinyatakan tidak bersalah di pengadilan.