Perbaikan Dua Pipa Transmisi Air di Kabupaten Tasikmalaya
Perbaikan dua pipa transmisi berukuran 300 mm milik Perumda Air Minum Tirta Sukapura akhirnya selesai terpasang. Sebelumnya, dua pipa tersebut mengalami kerusakan akibat longsor yang terjadi di Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya. Proses perbaikan ini dilakukan setelah kejadian longsor di Kampung Citerewes beberapa waktu lalu.
Kebocoran pada dua pipa transmisi ini menyebabkan gangguan dalam pasokan air bagi sejumlah layanan. Saat ini, Perumda Air Minum Tirta Sukapura sedang melakukan proses uji alir dan normalisasi aliran air agar dapat kembali beroperasi secara optimal.
Pelaksana tugas Direktur Perumda Air Minum Tirta Sukapura, Rubi Azhara, menjelaskan bahwa setelah dilakukannya perbaikan selama satu minggu, kedua pipa tersebut telah terpasang kembali. Ia menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan proses perbaikan ini.
“Alhamdulillah dua pipa sudah terpasang, dan saat ini tengah proses pemulihan. Haturnuhun semua pihak yang luar biasa, semoga kebaikan menjadi amal ibadah,” kata Rubi ketika dikonfirmasi oleh wartawan.
Proses Pemulihan Aliran Air
Kasubag pengolahan Data Pelanggan Bagian Hubungan Pelanggan, Udha Gunawan, menjelaskan bahwa setelah perbaikan pipa transmisi, diperlukan waktu untuk memastikan aliran air kembali stabil hingga ke rumah pelanggan.
“Untuk ruang didalam pipa yang terisi air, biasanya kosong dan terisi oleh udara. Makanya, udara yang terjebak di dalam pipa harus dikeluarkan agar tidak terjadi benturan tekanan yang dapat menyebabkan pipa pecah,” jelas Udha.
Ia menambahkan bahwa proses pengaliran dari sumber mata air hingga ke rumah pelanggan masih membutuhkan waktu. Hal ini disebabkan oleh jarak yang cukup jauh antara area sumber air dengan wilayah-wilayah yang terdampak.
“Jadi pendistribusian air ke seluruh wilayah terdampak, memerlukan waktu yang tidak singkat. Tapi dua pipa sudah terpasang,” tambah Udha.
Harapan bagi Pelanggan
Untuk para pelanggan Perumda Tirta Sukapura, diperlukan kesabaran dalam menunggu kembalinya aliran air ke rumah masing-masing. Udha menjelaskan bahwa aliran air yang kembali bergantung pada beberapa faktor seperti waktu, jarak, serta tinggi-rendahnya lokasi rumah pelanggan.
“Air mengalir tergantung dari waktu dan jarak, tinggi-rendah serta jauh-dekat rumah pelanggan,” kata Udha.
Dengan adanya perbaikan dua pipa transmisi ini, diharapkan pasokan air akan kembali normal dalam waktu dekat. Proses pemulihan ini juga menjadi bukti komitmen Perumda Air Minum Tirta Sukapura dalam memberikan layanan air minum yang andal dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan