Kunjungan Wapres Gibran Rakabuming Raka ke Keraton Surakarta Hadiningrat

Pada hari Minggu sore (2/11), Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan ke Keraton Surakarta Hadiningrat untuk memberikan penghormatan kepada SISKS Pakubuwono (PB) XII Hangbehi. Kehadiran Gibran didampingi oleh Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi dan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat.

Kunjungan tersebut disambut oleh Wali Kota Surakarta Respati Ardi, Wakil Wali Kota Astrid Widayani, serta sejumlah kerabat Keraton Kasunanan, termasuk Putra Mahkota Gusti Purbaya. Mereka lalu berjalan menuju Bangsal Parasdya, tempat jenazah PB XIII disemayamkan. Permaisuri GKR Pakubuwana beserta keluarga besar keraton juga hadir di lokasi tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres Gibran tampak khidmat dalam memanjatkan doa di hadapan jenazah almarhum. Setelahnya, ia melanjutkan perbincangan tertutup bersama keluarga besar keraton. Menurut KPH Eddy Wirabhumi, kerabat Keraton Surakarta Hadiningrat, kedatangan Gibran dan rombongan bertujuan untuk bertakziah dan mendoakan almarhum secara langsung.

”Beliau adalah bagian dari keluarga besar kami. Di tengah kesibukannya, beliau masih menyempatkan diri untuk takziah. Kami sangat menghargai dan merasa bahagia atas kehadiran beliau,” ujar KPH Eddy Wirabhumi.

Duka Cita dari Gubernur Jawa Tengah

Di sisi lain, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Sinuhun. Ia juga mendoakan agar almarhum mendapat khusnul khotimah. Sebagai orang nomor satu di Jateng, Luthfi turut merasa sangat kehilangan.

”Kami, mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya Sinuhun. Semoga beliau khusnul khotimah,” ujarnya singkat.

Penyampaian Belasungkawa Secara Berlapis

Kunjungan yang dilakukan oleh Wapres Gibran dan rombongan menunjukkan rasa hormat dan dukacita yang mendalam terhadap almarhum. Selain itu, kehadiran para tokoh penting seperti Gubernur Jateng dan Pangdam IV Diponegoro juga menunjukkan bahwa kasus ini tidak hanya menjadi perhatian pribadi, tetapi juga menjadi isu nasional yang membutuhkan dukungan dan simpati dari berbagai kalangan.

Beberapa pihak yang hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa upacara pemakaman akan dilaksanakan dengan penuh kesopanan dan sesuai dengan adat istiadat Keraton Surakarta Hadiningrat. Acara ini juga akan dihadiri oleh banyak tamu undangan, baik dari kalangan pejabat maupun masyarakat umum.

Keberlanjutan Dukungan dan Simpati

Selain kehadiran para tokoh, masyarakat juga menunjukkan rasa dukacita mereka melalui berbagai cara, mulai dari doa bersama hingga upacara penyembahan di depan keraton. Hal ini menunjukkan bahwa sosok almarhum memiliki pengaruh yang luas dan mendalam bagi masyarakat Jawa Tengah.

Para pengurus keraton juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan simpati yang diberikan oleh berbagai pihak. Mereka berharap agar kepergian almarhum dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan di antara masyarakat.

Dengan demikian, kunjungan yang dilakukan oleh Wapres Gibran dan rombongan tidak hanya menjadi bentuk penghormatan, tetapi juga menjadi tanda bahwa peristiwa ini dianggap penting dan perlu mendapatkan perhatian yang serius dari seluruh elemen masyarakat.