West Java Motocross Grasstrack Championship 2025: Kekuatan Olahraga Otomotif di Sumedang

West Java Motocross Grasstrack Championship 2025 menjadi ajang yang sangat dinantikan oleh para crosser dari berbagai wilayah, termasuk Jawa Barat dan Banten. Ajang ini digelar di Sirkuit Cambora, Desa Raharja, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, dan berlangsung selama dua hari, yaitu pada Sabtu, 25 Oktober, dan Minggu, 26 Oktober 2025.

Ajang olahraga ini menampilkan berbagai kelas pembalap, mulai dari pemula hingga profesional, yang bersaing dalam 32 race yang dipertandingkan. Peserta tidak hanya berasal dari daerah sekitar, tetapi juga dari berbagai sumber, sehingga membuat kompetisi semakin menarik dan dinamis.

Salah satu peserta yang paling diminati adalah M. Athar Al Ghifari (15), yang dikenal dengan julukan “Si Anak Ajaib”. Pembalap muda ini memukau penonton dengan keahliannya dalam mengendalikan motornya. Bahkan, ia berani bertanding melawan pembalap-pembalap yang lebih senior, menunjukkan bakat luar biasa yang dimilikinya.

Selain “Si Anak Ajaib”, ajang ini juga menjadi panggung bagi reuni para crosser senior. Salah satu tokoh yang turut serta adalah Adi Aprian Nugraha, anggota DPRD Kabupaten Sumedang dari Partai Demokrat, yang dikenal sebagai pembalap kawakan. Bakat olahraga otomotif ini juga turun ke generasi berikutnya, yaitu putrinya, Shareen Diandra Nugraha, yang turut berlaga dalam ajang ini.

“Ya, Pak Dewan (Dede Mulyadi) turun bersama dengan para mantan crosser nasional. Semacam reuni buat mereka,” ujar Danu Heruwinata, tokoh masyarakat sekaligus ayah dari Adi Aprian Nugraha dan Iwan Hermawan, penyelenggara dari tim MyOne26. Ia menjelaskan bahwa ajang ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi momen penting untuk mengumpulkan para pembalap yang pernah aktif di dunia otomotif.

Pada hari kedua, kejuaraan dibuka secara resmi oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir. Dalam sambutannya, Bupati Dony menegaskan bahwa ajang ini memiliki dampak yang luas, tidak hanya terhadap dunia olahraga tetapi juga terhadap perekonomian daerah.

“Saya bersyukur berbahagia dan bangga karena Sumedang menjadi tempat penyelenggaraan ajang ini. Even seperti ini bukan hanya hiburan, tapi juga penggerak ekonomi UMKM agar tumbuh, masyarakat ramai, dan Sumedang makin dikenal luas,” kata Dony. Ia menambahkan bahwa ajang ini memberikan peluang bagi masyarakat untuk menikmati olahraga sekaligus meningkatkan pendapatan melalui aktivitas pariwisata.

Bupati Dony juga menyampaikan apresiasi terhadap ekosistem olahraga otomotif di Sumedang yang sudah solid dan terbentuk lintas generasi. “Bahkan tempat ini telah menjadi pusat pelatihan pembalap dari generasi ke generasi dari kakek, anak, hingga cucu. Ini ekosistem yang harus dijaga,” ucapnya seraya berjanji pemerintah akan terus mendukung perbaikan fasilitas, termasuk akses menuju sirkuit.

Ketua Panitia Dedi Mardja menambahkan bahwa kejuaraan ini digelar gratis untuk umum sebagai wadah pembinaan, penyaluran hobi positif bagi generasi muda, dan untuk meningkatkan minat masyarakat pada otomotif. “Kami berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Sumedang agar kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi ikon baru sport tourism Sumedang,” kata Dedi.

Keberlanjutan Olahraga Otomotif di Sumedang

West Java Motocross Grasstrack Championship 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum penting dalam pengembangan olahraga otomotif di Sumedang. Dengan partisipasi yang besar dan antusiasme dari masyarakat, ajang ini membuktikan bahwa olahraga otomotif memiliki potensi besar untuk berkembang dan menjadi bagian dari pariwisata daerah.

Beberapa faktor yang mendukung perkembangan olahraga otomotif di Sumedang antara lain:

  • Ketersediaan infrastruktur yang memadai, termasuk sirkuit yang baik dan akses yang mudah.
  • Keterlibatan generasi muda yang menunjukkan minat dan bakat dalam olahraga otomotif.
  • Dukungan dari pemerintah daerah yang berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas dan mempromosikan ajang-ajang seperti ini.
  • Kehadiran tokoh-tokoh olahraga yang memberikan contoh dan motivasi bagi generasi muda.

Dengan adanya ajang seperti West Java Motocross Grasstrack Championship 2025, Sumedang tidak hanya menjadi tempat yang ramai, tetapi juga menjadi pusat olahraga otomotif yang mampu menarik perhatian dari berbagai kalangan. Hal ini akan berdampak positif terhadap perekonomian daerah dan meningkatkan citra Sumedang sebagai kota yang dinamis dan progresif.