Perkelahian di Jalan Made Lebah Diselesaikan dengan Mediasi Polsek Ubud
Pada hari Kamis, 9 Oktober malam, terjadi perkelahian antara tiga pemuda di depan sebuah Bar & Restaurant yang berada di Jalan Made Lebah, Banjar Kalah, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Peristiwa ini berhasil ditangani oleh Polsek Ubud dan diselesaikan melalui mediasi.
Ketiga pemuda yang terlibat dalam perkelahian tersebut adalah Jodi Marten Teman (24) asal Maluku, Kelana Putra (18) asal Sumbawa, dan Andrian Saputra (22) asal Desa Dasar Tinggi. Informasi yang diperoleh dari sumber lokal menyebutkan bahwa perkelahian terjadi setelah ketiganya mengonsumsi alkohol di pinggir jalan, sehingga terjadi kesalahpahaman yang memicu konflik.
Beruntung, kejadian tersebut dapat segera dihentikan oleh saksi mata. Setelah itu, pihak kepolisian Polsek Ubud langsung turun tangan untuk menyelesaikan masalah secara lebih lanjut. Dengan bantuan mediasi yang dilakukan oleh Polsek Ubud, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk saling memaafkan dan tidak akan mempermasalahkan kejadian tersebut lagi di masa depan.
Proses Penyelesaian Perkelahian
Menurut Kompol I Wayan Putra Antara, Kapolsek Ubud, kejadian bermula pada pukul 22.00 Wita, saat ketiga pemuda tersebut sedang minum alkohol di pinggir Jalan Made Lebah. Sekitar pukul 23.30 Wita, mereka selesai minum dan tidak lama kemudian terjadi kesalahpahaman yang memicu perkelahian.
Perkelahian terjadi di depan Bar & Restaurant yang tidak jauh dari tempat mereka minum alkohol. Saat itu, dua orang teman mereka mencoba melerai, tetapi perkelahian tetap berlangsung. Akhirnya, saksi mata memberi tahu pihak kepolisian agar bisa menyelesaikan permasalahan tersebut.
Pukul 23.45 Wita, personel Polsek Ubud yang dipimpin oleh IPDA I Kadek Adi Gunawan selaku pawas mendatangi lokasi kejadian. Mereka mengamankan ketiga pemuda yang terlibat perkelahian dan membawa mereka ke Polsek Ubud untuk proses lebih lanjut.
Penyebab Perkelahian
Menurut Kapolsek Ubud, perkelahian tersebut disebabkan oleh pengaruh alkohol yang dialami kedua belah pihak. Meskipun demikian, permasalahan ini telah diselesaikan secara kekeluargaan melalui mediasi Polsek Ubud. Kedua belah pihak telah saling memaafkan dan sama-sama menyadari kesalahan yang telah dilakukan.
Kesimpulan
Perkelahian yang terjadi di Jalan Made Lebah menjadi peringatan bagi masyarakat tentang bahaya konsumsi alkohol yang berlebihan. Meski kejadian ini berhasil diselesaikan tanpa adanya tindakan hukum yang lebih berat, penting bagi para pemuda untuk lebih waspada dan menjaga diri agar tidak terlibat dalam konflik yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Polsek Ubud juga menegaskan bahwa mereka siap melakukan tindakan tegas jika ada kejadian serupa terulang kembali. Dengan adanya mediasi dan kesadaran dari pihak-pihak yang terlibat, diharapkan kejadian seperti ini tidak terulang di masa depan.

Tinggalkan Balasan