AS Roma mengalami momen langka dalam pertandingan Liga Europa melawan Lille, Jumat (3/10/2025) dini hari WIB. Tim ibu kota Italia itu gagal memanfaatkan tiga kesempatan penalti secara beruntun dan akhirnya menyerah 0-1 di Stadion Olimpico.
Legenda klub, Francesco Totti, memberikan tanggapan menohok atas kejadian yang dianggapnya tak pernah terjadi dalam sejarah sepak bola ini. “Ayolah, ini lelucon, jangan main-main,” ucap Totti dalam rekaman suara yang beredar.
Kronologi Kegagalan Penalti Roma
Gol tunggal kemenangan Lille dicetak Hakon Haraldsson pada menit keenam. Sementara Roma mendapatkan peluang emas melalui penalti setelah Aissa Mandi melakukan handball pada menit ke-81.
Artem Dovbyk menjadi eksekutor pertama, tapi tendangannya berhasil ditepis kiper. Penalti harus diulang karena ada pemain Lille yang masuk area penalti lebih dulu. Pada eksekusi ulang, Dovbyk kembali gagal mencetak gol setelah bola kembali digagalkan penjaga gawang.
Wasit kembali memerintahkan penalti diulang, kali ini karena kiper Berke Ozer keluar lebih awal dari garis gawang. Matias Soule maju sebagai penendang pengganti, namun tendangannya juga berhasil diselamatkan.
Respons Totti dan Dampak Kegagalan
Totti menyindir kegagalan itu dengan menyebutnya sebagai kejadian yang belum pernah ada dalam sejarah sepak bola, khususnya untuk klub sebesar Roma. “Dulu mereka bilang saya hanya bisa mencetak gol lewat adu penalti dan mudah mengambil penalti. Ini belum pernah terjadi,” ujar Totti.
Kegagalan beruntun ini juga menjadi sorotan pelatih Gian Piero Gasperini yang mencoba mengambil sisi positif dari kejadian tersebut meski timnya kalah.

Tinggalkan Balasan