Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, melakukan kunjungan ke kantor PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk di Jakarta. Kunjungan ini bertujuan menjajaki kerja sama dalam sejumlah program sosial dan pengembangan daerah.
Dalam pertemuan yang berlangsung pada Rabu (1/10/2025), Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, menyampaikan rencana kolaborasi yang meliputi operasi katarak gratis, pengembangan tanaman rempah lokal, serta promosi pariwisata di Maluku Utara.
Program Sosial dan Pengembangan Rempah
Irwan Hidayat menjelaskan, program pertama berupa operasi katarak gratis yang menargetkan 250 mata dalam dua hari pada 10-11 Oktober. Selanjutnya, mereka akan mengembangkan budidaya tanaman rempah seperti cengkeh dan pala di pabrik Sido Muncul.
“Kita sudah melakukan penelitian untuk meningkatkan kualitas tanaman rempah yang ada di Maluku Utara,” kata Irwan. Ia juga menyebutkan rencana mempopulerkan produk rempah di hotel-hotel Tentrem melalui makanan dan minuman khas daerah tersebut.
Potensi Rempah Maluku Utara
Gubernur Sherly Tjoanda Laos mengapresiasi keahlian Sido Muncul dalam meracik rempah tradisional. Ia menekankan kekayaan rempah seperti cengkeh dan pala di Maluku Utara yang selama ini lebih banyak dijual sebagai komoditas saja.
“Kami memiliki minuman tradisional Sarabati yang sejak masa Kesultanan Ternate dan Tidore disajikan untuk para raja. Melalui kerja sama ini, kami berharap Sarabati dapat dikenal luas di Indonesia,” ujarnya.
Selain itu, Sherly menyatakan pentingnya membawa budaya makanan dan minuman khas leluhur ke panggung nasional agar lebih dikenal dan diapresiasi.
Promosi Pariwisata Maluku Utara
Kerja sama juga meluas ke sektor pariwisata. Sido Muncul berencana memproduksi iklan khusus untuk destinasi di Pulau Halmahera, yang selama ini minim perhatian publik.
Sherly menyebutkan berbagai potensi wisata unik di Maluku Utara, seperti spot pengamatan dugong, air terjun tersembunyi, taman mangrove, serta burung endemik seperti burung bidadari dan pantai berpasir putih.
“Meski wisatawan masih didominasi lokal, potensi besar ini perlu didukung infrastruktur agar bisa menarik pengunjung nasional dan internasional,” kata Sherly.
Harapan Kolaborasi
Irwan Hidayat berharap kolaborasi ini menjadi langkah awal yang tidak hanya memberikan manfaat sosial, tapi juga membuka peluang ekonomi dan budaya Maluku Utara ke tingkat yang lebih tinggi.
“Kami percaya dengan niat baik dan kerja sama yang tulus, Maluku Utara dapat menjadi contoh provinsi maju di wilayah timur Indonesia,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan