Evakuasi korban ambruknya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo terus berlangsung pada hari keempat. Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, melaporkan total korban meninggal dunia mencapai 10 orang, sementara 103 lainnya berhasil diselamatkan.
Proses pencarian dan evakuasi hari ini menemukan lima korban baru yang semuanya meninggal dunia. Korban kelima berhasil dievakuasi sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Lokasi Penemuan Korban di Lantai Satu Musala
Nanang menjelaskan, kelima korban yang ditemukan hari ini berada di lantai satu musala yang roboh. Rinciannya, dua korban ditemukan di area tempat wudhu, dua lainnya di sisi kiri bagian belakang bangunan, dan satu korban lain di sekitar lokasi tersebut.
“Dua pertama itu di tempat wudhu, kemudian yang duanya lagi ada di sisi sebelah kirinya atau di bagian belakang dan juga yang kelima juga di sekitar situ,” jelas Nanang.
Proses Evakuasi dan Pembersihan Reruntuhan
Evakuasi masih terus dilakukan dengan dukungan alat berat seperti ekskavator yang membersihkan reruntuhan bangunan. Tim SAR dan relawan terus berupaya mencari korban lain yang mungkin masih tertimbun.
Peristiwa ambruknya musala Ponpes Al Khoziny menimbulkan duka mendalam di kalangan warga dan menjadi perhatian pemerintah setempat. Saat ini, proses evakuasi dan penanganan korban masih menjadi prioritas utama.

Tinggalkan Balasan