Jakarta – Seorang pria berinisial HT (22) meninggal dunia setelah terlibat keributan di sebuah kafe di Kemayoran, Jakarta Pusat. Selain korban meninggal, dua orang lain yakni CT (22) dan FA (22) mengalami luka-luka. Polisi mengungkap pelaku sudah membawa senjata tajam dari motornya saat kejadian.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menjelaskan, senjata tajam itu dimiliki pelaku untuk mendukung pekerjaannya sebagai kurir jasa ekspedisi. “Pelaku menyimpan senjata di motor,” kata Roby saat dihubungi Jumat (3/10/2025).
Keributan Berawal dari Senggolan Saat Joget
Peristiwa keributan terjadi pada Kamis (2/10) dini hari dan melibatkan tujuh orang pelaku, yakni RM, B, P, Z, F, E, dan FR alias Inguy, yang kini telah diamankan polisi. Menurut Roby, perkelahian bermula dari senggolan saat salah satu pelaku sedang berjoget di dalam kafe yang kemudian memicu pertengkaran.
“Pengeroyokan bermula ketika kelompok pelaku yang terdiri dari tujuh orang sedang mengonsumsi minuman keras di dalam kafe. Awalnya terjadi senggolan saat salah satu pelaku berjoget,” ujar Roby.
Meski sempat dilerai oleh petugas keamanan, perselisihan berlanjut hingga area parkir kafe. Di sana, pelaku menusuk korban menggunakan pisau yang disimpan di motornya. “Kemudian terjadi cekcok di antara kedua kelompok. Perselisihan berujung pengeroyokan,” tambahnya.
Polisi Terus Selidiki Kasus dan Imbau Masyarakat
Kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan atas kasus ini. Roby juga mengimbau masyarakat untuk menghindari konsumsi minuman keras yang berpotensi memicu tindak kriminal serta tidak mudah terpancing emosi dalam situasi serupa.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing emosi dan menghindari konsumsi minuman keras yang dapat memicu tindak kriminal,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan