Aksi tawuran yang melibatkan dua kelompok siswa SMP di Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Banten, viral di media sosial. Dalam video yang beredar, para pelajar tampak mengenakan seragam sekolah dan saling menyerang menggunakan senjata tajam.

Polsek Angsana langsung merespons kejadian tersebut yang berlangsung pada Senin (29/9) usai jam pelajaran. Kapolsek Angsana, Iptu Akbar, menyampaikan bahwa tawuran ini dipicu oleh saling ejek antar pelajar.

Polisi Lakukan Pembinaan dan Libatkan Orang Tua

Akbar menegaskan bahwa para siswa yang terlibat masih berstatus pelajar SMP. Setelah kejadian, pihak kepolisian segera mengembalikan siswa kepada orang tua masing-masing dan melakukan pembinaan secara intensif.

“Sudah dikembalikan kepada orang tua, kami juga terus melakukan pembinaan kepada para siswa dan orang tua agar dapat menjaga anaknya,” ujarnya.

Upaya Pencegahan Kenakalan Remaja

Untuk mencegah kejadian serupa, Polsek Angsana rutin mengunjungi sekolah-sekolah setiap hari Senin. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi agar para pelajar menjauhi tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Kami datang ke sekolah secara rutin untuk memberikan edukasi pencegahan kenakalan remaja,” pungkas Iptu Akbar.