Perseteruan antara mantan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Imam Muslimin atau Yai Mim, dan tetangganya, Sahara, terus memanas. Keduanya kini resmi melaporkan satu sama lain ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari kedua belah pihak. “Benar, Polresta Malang Kota telah menerima pengaduan dari kedua belah pihak yang sama-sama melaporkan dugaan pencemaran nama baik,” ujarnya kepada detikJatim, Kamis (2/10/2025).
Jadwal Pemanggilan untuk Pemeriksaan
Dalam menindaklanjuti laporan tersebut, penyidik Satreskrim Polresta Malang Kota berencana memanggil Sahara sebagai saksi pelapor. Pemanggilan ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 3 Oktober 2025.
“Rencana Ibu Sahara akan dilakukan pemeriksaan sebagai pelapor pada hari Jumat nanti,” jelas Yudi.
Hal serupa juga berlaku untuk Imam Muslimin. Pihak kepolisian akan memanggil eks dosen tersebut guna dimintai keterangan sehubungan dengan laporan yang diajukan terhadap Sahara.
Perseteruan yang berujung laporan polisi ini menjadi sorotan lantaran melibatkan tokoh akademisi dan sosok masyarakat sekitar. Proses hukum diharapkan dapat berjalan transparan dan adil.

Tinggalkan Balasan