Marc Marquez, pebalap Ducati asal Spanyol, memberikan tanggapan terkait pernyataan Valentino Rossi yang tidak memasukkan namanya sebagai rival terberat selama karier MotoGP. Marquez menilai bahwa hal tersebut wajar, mengingat mereka tidak pernah benar-benar bersaing secara langsung memperebutkan gelar juara dunia.

Sepanjang periode 2013 hingga 2021, data menunjukkan Marquez hampir selalu unggul atas Rossi di klasemen akhir MotoGP. Marquez berhasil meraih enam gelar juara dunia, sementara Rossi sama sekali tidak meraih gelar di rentang waktu tersebut.

Marquez Tak Masalah Tak Dianggap Rival Terberat

Menanggapi pernyataan Rossi, Marquez mengaku tidak keberatan jika namanya tidak dianggap sebagai rival terberat The Doctor. Menurutnya, persaingan terberat yang dihadapinya selama ini justru datang dari pebalap lain.

“Kami tidak pernah bertarung langsung untuk gelar juara dunia,” ucap Marquez, dikutip dari Crash pada Jumat (3/10). “Ketika saya tiba, lawan terbesar saya suatu tahun adalah Jorge Lorenzo. Kemudian berganti ke Andrea Dovizioso.”

Rossi Sebut Rival Terberat Bukan Marquez

Dalam kunjungannya ke Jakarta baru-baru ini, Rossi ditanya mengenai siapa rival terberatnya sepanjang karier di MotoGP. Dari empat nama yang disebut Rossi, Marc Marquez tidak termasuk di dalamnya.

“Saya punya banyak rival berat selama karier, seperti Casey Stoner, Lorenzo, Max Biaggi, dan Dani Pedrosa. Sulit menentukan siapa yang terbesar,” ujar Rossi saat konferensi pers peluncuran livery khusus VR46 Racing Team di Cinepolis Senayan Park, Jakarta, Rabu (30/9).

Rossi menambahkan, Lorenzo menjadi rival yang paling kompleks karena mereka pernah menjadi rekan setim selama tujuh musim dalam periode terpisah.

“Mungkin Lorenzo karena kami berada di tim yang sama dan menjadi rekan setim untuk waktu yang lama. Kami bukan cuma rival, tapi seperti hubungan percintaan,” kata Rossi.

Kedua pebalap itu pernah bertarung sengit, terutama saat menjadi rekan setim Yamaha pada tahun 2016 setelah Rossi kembali dari Ducati pada 2013.