Bupati Pulau Taliabu Hadiri Kuliah Umum di Fakultas Hukum UI

Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya Lufitalia Mus, hadir sebagai dosen tamu dalam sebuah kuliah umum yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Balai Sidang Djokosoetono, Depok, beberapa hari lalu. Dalam kesempatan tersebut, ia membawakan materi mengenai kebijakan praktik perencanaan dan penganggaran daerah berbasis inovasi.

Sashabila menyampaikan bahwa transformasi digital di tingkat daerah tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan data yang akurat. Ia menekankan pentingnya membangun sistem informasi yang andal agar dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan transparan.

Menurutnya, banyak daerah, termasuk Pulau Taliabu, masih bergantung pada pemerintah pusat dalam hal anggaran. Namun, ia menilai bahwa kendala utama bukan hanya terletak pada keterbatasan dana, melainkan juga pada ketimpangan akses informasi dan rendahnya kepercayaan diri masyarakat terhadap sistem pemerintahan.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu akan fokus membenahi tata kelola keuangan melalui pemutakhiran data. Menurutnya, data yang akurat merupakan instrumen penting agar program strategis nasional dapat berjalan dengan baik di daerah.

“Tanpa verifikasi data yang kuat, daerah akan sulit meyakinkan kementerian teknis untuk mengucurkan anggaran yang dibutuhkan, termasuk pembangunan jalan lingkar Taliabu yang memerlukan dana hingga triliunan rupiah,” ujarnya.

Pentingnya Transparansi Anggaran dan Integritas Pemimpin

Selain itu, Sashabila menyoroti pentingnya transparansi anggaran dan integritas pemimpin dalam mewujudkan pembangunan yang berpihak pada masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan di tingkat daerah sering kali bersinggungan dengan kepentingan politik.

Karena itu, integritas pemimpin dalam menyelaraskan kepentingan politik dengan kesejahteraan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan kebijakan. Ia berkomitmen untuk memastikan masyarakat memiliki akses informasi yang transparan.

“Semua anggaran nantinya dapat dipertanggungjawabkan melalui data yang bisa diakses masyarakat, sehingga mereka mengetahui arah penggunaan anggaran,” tambahnya.

Peran Data Akurat dalam Pembangunan Daerah

Dalam paparannya, Sashabila juga menekankan bahwa data akurat adalah fondasi dari semua rencana pembangunan. Tanpa data yang valid, sulit bagi pemerintah daerah untuk merancang kebijakan yang tepat sasaran dan dapat diimplementasikan secara efektif.

Ia mencontohkan bagaimana data yang akurat dapat digunakan untuk mendukung pengajuan anggaran ke pemerintah pusat. Misalnya, pembangunan jalan lingkar Taliabu yang membutuhkan dana besar harus didukung oleh data yang jelas dan terverifikasi.

Selain itu, ia menyebut keberanian pemimpin dalam mengambil keputusan pembangunan merupakan bagian dari political will. Namun, ia mengingatkan bahwa kebijakan daerah tidak selalu bebas dari intervensi politik.

Langkah Konkret untuk Meningkatkan Kualitas Data

Untuk mencapai tujuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu telah melakukan sejumlah langkah konkret. Salah satunya adalah memperkuat sistem pengumpulan dan pengolahan data. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat membuat keputusan yang lebih rasional dan berbasis bukti.

Selain itu, Sashabila juga menekankan pentingnya pendidikan dan pelatihan bagi aparatur pemerintah daerah dalam pengelolaan data. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi mereka dalam menghadapi tantangan pembangunan modern.