
PR GARUT –
Meski pemberantasan peredaran narkoba terus dilakukan, masih saja ada pelaku atau pengedar yang beroperasi di Kota Tasikmalaya. Untuk menghadapi tantangan ini, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya melakukan berbagai langkah strategis dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba.
Komitmen BNN Kota Tasikmalaya
Kepala BNN Kota Tasikmalaya, AKBP Hery Sudrajat, menegaskan komitmen pihaknya dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba. Menurutnya, anak-anak dan remaja menjadi benteng utama dalam menjaga ketahanan lingkungan dari bahaya narkoba.
“Kami berkomitmen untuk membentengi generasi muda sejak dini agar tidak terpapar penyalahgunaan narkoba. Anak-anak adalah generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya saat berbicara di kantornya, Rabu 24 Desember 2025.
Program Ananda Kelurahan Bersinar
Salah satu program unggulan BNN Kota Tasikmalaya adalah Ananda Kelurahan Bersinar. Program ini fokus pada pencegahan narkoba dengan melibatkan masyarakat dan pendidikan.
Program tersebut telah menjangkau 1.987 pelajar di 35 sekolah di Kecamatan Mangkubumi. Dalam pelaksanaannya, dibentuk 50 relawan masyarakat serta 70 pegiat anti narkoba dari berbagai elemen masyarakat dan pendidikan.
Forum Komunikasi P4GN
Selain itu, AKBP Hery Sudrajat juga menggagas pembentukan Forum Komunikasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Forum ini melibatkan 10 stakeholder lintas sektor, seperti TNI-Polri, instansi pemerintah, dunia pendidikan, media, hingga elemen masyarakat.
Tujuan dari forum ini adalah menyamakan persepsi dan menyusun langkah bersama dalam mendukung P4GN secara terintegrasi dan berkelanjutan. Evaluasi yang dilakukan pada September 2025 menunjukkan bahwa seluruh anggota forum telah melaksanakan program P4GN di lingkungan kerja masing-masing.
Layanan Rehabilitasi
Selain pencegahan, BNN Kota Tasikmalaya juga memberikan layanan rehabilitasi medis dan sosial bagi para penyalahguna dan pecandu narkoba. Tujuannya adalah agar mereka dapat pulih dan kembali produktif.
“Ada sebanyak 20 pelaku pengedar maupun pengguna yang direhabilitasi,” ujar AKBP Hery Sudrajat.
Strategi Jangka Panjang
Dengan berbagai inisiatif yang dilakukan, BNN Kota Tasikmalaya berharap dapat menekan penyalahgunaan narkoba secara efektif. Mereka terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak guna menciptakan lingkungan yang aman dari ancaman narkoba.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di wilayah lain. Dengan kolaborasi yang kuat dan kesadaran masyarakat yang tinggi, harapan besar bisa terwujud dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi muda.

Tinggalkan Balasan