Timnas Irak dijadwalkan tiba di Arab Saudi pada Senin, 6 Oktober 2025, lebih lambat dibandingkan Indonesia dan tuan rumah Arab Saudi. Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi Timnas Indonesia yang sudah lebih dulu menggelar persiapan di wilayah tersebut.
Indonesia, Irak, dan Arab Saudi tergabung dalam Grup B babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pertandingan digelar di Jeddah mulai 8 hingga 14 Oktober 2025 mendatang.
Irak Hadapi Kendala Pemain, Tiba Lebih Lambat
Menurut laporan Shafaq.com, keterlambatan kedatangan Irak disebabkan oleh kendala di klub pemain yang baru mengizinkan mereka bergabung ke tim nasional sesuai jadwal resmi. Koordinator media Timnas Irak, Salam Al-Manaseer, menjelaskan bahwa delegasi yang terdiri dari pemain lokal dan profesional akan berangkat ke Arab Saudi pada 6 Oktober.
Pelatih Graham Arnold pun berencana langsung mengisolasi pemain Irak begitu tiba di Arab Saudi agar latihan berjalan tertutup dan tanpa gangguan dari media. Fokus penuh akan diberikan untuk mengoptimalkan persiapan tanpa menggelar pertandingan uji coba.
Indonesia Manfaatkan Waktu Adaptasi Lebih Panjang
Berbeda dengan Irak, Timnas Indonesia sudah menggelar pemusatan latihan di Arab Saudi sejak 2 Oktober 2025. Dengan jadwal kedatangan Irak yang lebih lambat, Indonesia dapat memaksimalkan waktu adaptasi terhadap cuaca panas Timur Tengah yang menjadi tantangan tersendiri.
Tim Merah Putih akan menghadapi Irak pada 11 Oktober 2025, sebelum melawan tuan rumah Arab Saudi pada 14 Oktober. Babak keempat ini menjadi penentu satu tiket langsung ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.
Posisi runner-up Grup B masih memiliki kesempatan melaju ke babak kelima, sementara tim yang finis ketiga akan gugur dari kompetisi.

Tinggalkan Balasan