Kariernya Berakhir, Chen Qing Chen dan Jia Yi Fan Menutup Era Kejayaan

Pengakhiran kariernya di dunia bulu tangkis internasional telah resmi ditandai oleh pasangan ganda putri terbaik dunia, Chen Qing Chen dan Jia Yi Fan. Mereka mengakhiri tandem mereka setelah tampil dalam semifinal French Open 2025, yang berlangsung di Glaz Arena, Rennes, Prancis, pada hari Sabtu (25/10/2025). Pertandingan ini menjadi laga terakhir mereka sebelum pensiun dari kompetisi profesional.

Dalam pertandingan tersebut, Chen dan Jia harus menerima kekalahan dari pasangan Li Yi Jing/Luo Xu Min dalam laga derbi. Meskipun kalah, penampilan mereka di turnamen ini menjadi momen penting dalam perjalanan kariernya selama bertahun-tahun. Ini juga menjadi ajang perpisahan bagi Chen Qing Chen dengan Jia Yi Fan, yang sekaligus menandai akhir dari masa bermainnya di panggung internasional.

Chen Qing Chen mengungkapkan bahwa ia masih sulit untuk menjawab pertanyaan tentang apa yang paling ia ingat dari kemitraannya dengan Jia Yi Fan. “Ada begitu banyak kenangan,” katanya. Ia juga menyampaikan rasa puas atas pencapaian mereka dalam mencapai semifinal berturut-turut.

Sementara itu, Jia Yi Fan mengatakan bahwa meskipun hasil pertandingan bukanlah yang diharapkan, mereka tidak memikirkan hasil akhir. “Kami ingin melakukan yang terbaik untuk tarian terakhir kami,” ujarnya. Baginya, melangkah ke lapangan bersama Chen adalah seperti kembali ke masa lalu.

Rekor yang Tidak Terbantahkan

Duet Chen/Jia telah menjadi salah satu fenomena terbesar dalam persaingan ganda putri dunia selama 10 tahun terakhir. Mereka dipasangkan sejak 2014 dan membentuk chemistry yang sempurna hingga meraih semua gelar besar dalam sejarah bulu tangkis.

Mereka berhasil meraih emas Olimpiade, juara dunia, juara Asia, Uber Cup, dan Sudirman Cup. Totalnya, Chen/Jia meraih empat gelar Juara Dunia (2017, 2021, 2022, 2023), emas Olimpiade Paris, perak Tokyo 2020, dua gelar Juara Asia, serta 19 gelar HSBC BWF World Tour. Selain itu, mereka juga memegang rekor dunia sebagai pasangan ganda putri dengan gelar juara dunia terbanyak yang diraih oleh pasangan yang sama.

Jia Yi Fan menyampaikan bahwa bermain bersama Chen adalah pengalaman yang sempurna. “Kami telah memenangkan hampir segalanya bersama. Saya masih memiliki karier bermain yang panjang di depan. Saya ingin memberikan yang terbaik setiap hari,” ujarnya.

Masa Depan yang Berbeda

Meskipun Chen Qing Chen akan pensiun dari kompetisi internasional, ia tetap akan mendukung Jia Yi Fan. “Setelah saya berhenti bermain, saya akan pergi ke turnamen untuk menonton Jia dan menyemangatinya,” kata Chen. Ia juga berjanji akan menjadi orang yang berteriak ‘ayo’ di antara kerumunan penonton.

Meski sudah tidak lagi bermain di turnamen internasional, Chen dan Jia masih bisa dilihat dalam turnamen domestik China. Kehadiran mereka di level nasional akan tetap menjadi daya tarik bagi penggemar bulu tangkis di tanah air.