Beranda Luwu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Gelar Sosialisasi Asesmen Nasional

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Gelar Sosialisasi Asesmen Nasional

0
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Gelar Sosialisasi Asesmen Nasional

LUWU,CARIBERITA.ID- Menjelang pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) yang akan di mulai pada Tahun 2021, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu melalui Kabid Pembinaan SD, Padri P. Noor menggelar Sosialisasi Asesmen Nasional (AN) di Walmas. Senin (6/9/2021).

Kegiatan Sosialisasi yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu merupakan rancangan Bimtek Pelaksanaan Asesmen Nasional (AN). Dimana peserta Bimtek adalah seluruh Kepala SD Negeri dan Swasta se-Kabupaten Luwu serta proktor dan operator sekolah masing-masing.

Menurut Kabid Pembinaan SD Padri P. لعبة سباق خيول حقيقية Noor ,pihaknya melaksanakan kegiatan ini secara bergantian. بينجو اون لاين Untuk sekolah di wilayah selatan dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Dikbud Luwu sedangkan wilayah Walmas dilaksanakan di Walmas.

Tambahnya, ujian nasional akan di gantikan dengan ujian sekolah, asesmen nasional adalah evaluasi sistem pendidikan.

“Tujuan kegiatan ini Bimtek Asesmen ANBK terkait teknis pelaksanaan ANBK 2021. Sekaligus mengevaluasi persiapan dan kendala masing-masing satuan pendidikan terkait sarana dan prasarana pelaksanaan AN,” ucap Padri dilansir Cariberita dari BelopaInfo.

Untuk diketahui, Asesmen Nasional (AN) terdiri dari literasi dan numerasi , survei karakter dan survei lingkungan belajar informasi dari ketiga tersebut di harapkan dapat mendorong perbaikan mutu belajar.

Literasi dan numerasi adalah kompetensi mendasar yang diperlukan semua murid untuk bisa belajar sepanjang hayat dan berkontribusi pada masyarakat, pengukuran literasi dan numerasi mendorong guru untuk lebih berfokus pada pengembangan daya nalar dari pada pengetahuan konten yang luas tapi dangkal. موقع 365

Survei karakter dapat memberi informasi berharga tentang sikap, nilai dan kebiasaan yang mencerminkan profil pelajaran Pancasila, survei karakter juga dapat memberi sinyal bahwa sekolah perlu tumbuh kembang murid secara utuh, mencakup dimensi kognitif, afektif dan spiritual.

Survei lingkungan belajar mengukur, kualitas pembelajaran, iklim kemanan dan inklusivitas sekolah, refleksi guru, perbaikan praktik pengajaran, latar belakang keluarga murid.

Informasi dari survei lingkungan belajar berguna melakukan diagnosis masalah dan perencanaan perbaikan oleh guru, kepala sekolah dan dinas pendidikan,” tutup Padri.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kadis Dikbud Luwu Drs. Hasbullah bin Mush, sekaligus membuka kegiatan , selain TIM Teknis AN Kabupaten Luwu Henra, S.Pd.I., Rasyid, S.Pd., dan Aswadi, ST.

Comment

error: Content is protected !!