Beranda Makassar Dianggap Mencekik Rakyat, Puluhan Massa Demo Tolak PPKM

Dianggap Mencekik Rakyat, Puluhan Massa Demo Tolak PPKM

0
Dianggap Mencekik Rakyat, Puluhan Massa Demo Tolak PPKM

MAKASSAR,CARIBERITA.ID-Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Makassar (GEPMAR) menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Pettarani, Makassar, Jumat (6/8).

Berdasarkan pantauan tim Kabar Makassar di lapangan satu truk kontainer dihentikan oleh massa, yang digunakan sebagai panggung orasi. Massa juga melakukan aksi bakar ban.

Selain menyampaikan krikitannya melaui orasi, massa juga menyampaikan kritikannya melalui spanduk yang dibentangkan.

“PPKM mencekik rakyat pemerintah gagal total,” tulisnya di salah satu spanduk.

Jendral Lapangan Aksi, Fitri Mara Dewi mengatakan, aksi ini digelar sebagai bentuk penolakan terhadap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Makassar yang dianggap tidak pro rakyat.

“Karena menurut kami PPKM yang diterapkan tidak pro rakyat, dimana menurut kami banyak masyarakat-masyarkat kecil yang merasakan dampak negatif dari penerapan PPKM dimana pendapatan mereka menurun,” ungkapnya. لعبة بلاك جاك اون لاين مجانا

Menurutnya banyak pelaku usaha kecil yang merasakan dampak penerapan PPKM tersebut. “Contohnya UMKM juga merasakan dampak yang sangat negatif adanya PPKM tersebut. Dimana UMKM kan pendapatannya kebanyakan melaui off line bukan secara online, dengan adanya penerapan PPKM ini tentu imbasnya bakal sangat terasa bagi mereka,” terangnya.

Adapun tiga poin tuntutan massa dalam aksi sore ini yaitu;

1. Hapus kebijakan yang tidak pro rakyat
2. Tegakkan keadilan
3. Cabut PPKM 

Lebih lanjut, Fitri Mara Dewi menuturkan aksi ini akan terus digelar sampai kebijakan PPKM dicabut oleh pemerintah.

“Aksi ini akan kami gelar sampai PPKM dicabut,” pungkasnya. 1xbet شرح موقع

Akibat aksi ini, kemacetan terjadi di sepanjang Jalan Pettarani. Bagi anda yang akan melintas di jalan tersebut bisa memilih jalan alternatif untuk menghindari kemacetan. كيف تلعب روليت

Dikutip dari Kabar Makassar

Comment

error: Content is protected !!