Beranda Luwu Utara Esra Lamban Sosialisasi Perda No. 2 Tahun 2017 di Tana Lili Luwu Utara

Esra Lamban Sosialisasi Perda No. 2 Tahun 2017 di Tana Lili Luwu Utara

0
Esra Lamban Sosialisasi Perda No. 2 Tahun 2017 di Tana Lili Luwu Utara

LUWU UTARA, CARIBERITA.CO.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan bapak Drs. Esra Lamban melakukan Sosialisasi Penyebarluasan Produk Hukum

Adapun Sosialisasi tersebut yankni Peraturan Daerah (PERDA) Provinsi Sulawesi Selatan No. 2 Tahun 2017 Tentang Wajib Belajar Pendidikan Menengah yang dilaksanakan di Desa Bunga Pati, Kec. Tana lili, Kab. Luwu utara, Selasa, 24/12/2019 kemarin

Esra Lamban selaku Anggota DPRD Sulawesi Selatan menyampaikan dalam pemaparannya bahwa Perda No. 2 Tentang Wajib Belajar Pendidikan Menengah ini adalah produk legislasi yang dihasilkan DPRD Provinsi Sulsel dalam rangka menindaklanjuti dan memperhatikan Peraturan Perundang-Undangan diatasnya yaitu UU No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah (PP) No. 47 Tahun 2008 Tentang Wajib belajar

“Dalam isi Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2008 hanya mengatur wajib belajar Pendidikan Dasar saja yakni Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau biasa disebut wajib belajar 9 tahun. Dengan berlakunya Perda No. 2 Tahun 2017 ini Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mewajibkan Anak Usia Sekolah 15-19 Tahun untuk mengikuti dan menyelesaikan pendidikannya pada jenjang pendidikan Menengah atau setara Sekolah Menengah Atas (SMA) sehingga warga masyarakat sulawesi selatan wajib mengikuti program wajib belajar 12 tahun” Jelas Esra Lamban di hadapan ratusan warga Desa Bungapatti yang menghadiri kegiatan

Esra Lamban juga menyampaikan bahwa Program wajib belajar melalui Perda Wajib Belajar Pendidikan Menengah ini diselenggarakan pemerintah provinsi melalui Dinas Pendidikan untuk memberikan pelayanan pendidikan menengah seluas-luasnya kepada warga negara Indonesia khusunya warga sulawesi selatan tanpa membedakan latar belakang agama, suku, sosial, budaya, dan ekonomi dengan menyelenggarakan pendidikan menengah secara gratis kepada anak usia sekolah.

Hikmawan Pasalo, S.IP., M.Si. selaku pemateri kegiatan penyebarluasan produk hukum Perda Sulsel ini lebih lanjut menjabarkan secara komprehensif kepada masyarakat mengenai mekanisme pembuatan perda, tujuan lahirnya perda dan manfaat bagi masyarakat terkait Perda No. 2 Tahun 2017 tentang Wajib Belajar Pendidikan Menengah

“Adapun anak yang memiliki usia diatas 19 tahun dapat diikutsertakan dalam pendidikan Nonformal melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) terdekat untuk dapat mengikuti penyetaraan pendidikan Sekolah Menengah Atas melalui Program Paket C sesuai dengan perintah Pasal 11 (3) Perda No. 2 Tahun 2017 ini” Kata Hikmawan Pasalo (24/12/2019)

Hikmawan mengatakan pendidikan bagi anak usia sekolah sangat penting selain sebagai sarana pengembangan potensi diriya juga sebagai bekal untuk masa depan anak tersebut dan bekal dalam dunia kerja serta sebagai syarat melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi

Drs. Esra Lamban menyampaikan terima kasih kepada masyarakat setempat atas sambutan hangat yang diterimanya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa dan Sekretaris Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Perempuan Desa Bunga pati.

Ratusan masyarakat yang mengikuti kegiatan sangat antusias dalam memberikan tanggapan, masukan, usulan, dan keluhan yang dihadapi di lingkungan desa setempat

Rls/Ekki

Comment

error: Content is protected !!