Beranda Luwu Hilang Saat Melaut, Ketua BPD Desa To’bia Ditemukan Meninggal Mengapung

Hilang Saat Melaut, Ketua BPD Desa To’bia Ditemukan Meninggal Mengapung

0
Hilang Saat Melaut, Ketua BPD Desa To’bia Ditemukan Meninggal Mengapung

LUWU, CARIBERITA.CO.ID – Lelaki Paruh baya asal Desa To’bia Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, ditemukan meninggal dunia setelah sempat hilang saat melaut

korban adalah Basri (48) yang juga saat ini menjabat ketua BPD Desa To’bia, Kecamatan Ponrang Selatan.

Korban ditemukan pertama kali oleh Patarai (40) seorang nelayan di desa tersebut pada pukul 06.00 WITA di pinggir pantai tidak jauh dari pematang empang

Kapolsek Ponrang Iptu Sadsali Kareba mengatakan korban ditemukan dalam keadaan hanya memakai pakaian dalam dan sementara terapung di air

“Korban sudah dibawa ke Puskesmas untuk diperiksa dan hasil pemeriksaan terdapat luka lecet pada daun telinga sebelah kanan, luka gores pada jidat sebelah kiri, nampak keluar darah dari hidung, lebam pada siku kiri, dugaan sementara korban meninggal dunia karena tenggelam,” kata Sadsali kepada cariberita.co.id

Lanjut Sadsali, keluarga korban menginginkan untuk jenazah tidak diotopsi

“Riwayat penyakitnya dia juga menederita penyakit gula darah, pihak keluarga korban tidak menginginkan untuk Diotopsi, sehingga keluarga korban menerima dengan ikhlas kematian korban dengan alasan murni korban meninggal karena tenggelam,”ujarnya

Sementara itu Patarai mengatakan bahwa perahu korban ditemukan sekitar 2 kilometer dari pinggir pantai atau dari tempat ditemukan mayat

Korban turun ke laut pada hari Senin (18/11/2019) sekira pukul 13.00 WITA, seorang diri untuk memancing ikan dan pukul 14.00 Wita korban sempat dilihat oleh Hasan dimana korban pada saat itu sedang memancing ikan dilaut.

“Sekitar jam 05.30 WITA pagi tadi, istri korban Andi Menteng menghubungi saya dan meminta untuk pergi mencari korban karena semenjak pergi kemarin siang hingga saat ini korban belum juga kembali dari laut sedangkan biasanya korban pulang sekitar jam 00.00 wita, sehingga  saya pergi ke tempat dimana biasanya korban menyimpan perahunya namun tidak ada perahu disana,  namun tidak lama kemudian saya melihat mayat korban terapung,” ucapnya*

Ekki

Comment

error: Content is protected !!