Beranda Luwu SBJ Temui para Demonstran Luwu Tengah, Mahasiswa Akhiri Blokade Jalan

SBJ Temui para Demonstran Luwu Tengah, Mahasiswa Akhiri Blokade Jalan

0
SBJ Temui para Demonstran Luwu Tengah, Mahasiswa Akhiri Blokade Jalan

LUWU, CARI BERITA – Kamis (14/11/19) siang, Jalan Trans Sulawesi, Poros Palopo – Masamba, Jembatan Bolong, Desa Bolong, kecamatan Walenrang, Luwu kembali diwarnai aksi unjuk rasa.

Massa aksi yang tergabung dalam ALIANSI WIJA TO LUWU, melanjutkan gerakan di hari sebelumnya pada Selasa kemarin, dengan tuntutan yang sama, ialah “Pembentukan pemekaran DOB kabupaten Luwu Tengah.”

ALIANSI WIJA TO LUWU ini berisi BEM Cokro, IPMAL, IMWAL, IAIN Palopo dan GERMAPA dibawah komando Jendlap Muh. Ilham (mahasiswa Uncok Palopo Fakultas Pertanian) yang didampingi para Korlap dari masing-masing organisasi kemahasiswaan.

Berpanggungkan mobil truk Fuso R10, Jendlap dan para Korlap membentangkan spanduk di depan kaca mobil dan berorasi secara bergantian. Orasi dari corong Megaphone, Spanduk bertuliskan “Luwu Tengah Harga Mati” dan bendera organisasi kemahasiswaan meramaikan jembatan Bolong.

Tak hanya berorasi, sejak jam 2 siang, para demonstran yang mencapai ratusan ini juga menutup / memblokade jalan poros Trans Sulawesi, jembatan Bolong dengan membakar ban bekas dan melintangkan batang-batang pohon di tengah jalan, hingga arus lalulintas pun jadi lumpuh total baik dari arah Kota Palopo maupun dari arah Utara Masamba, persis seperti Selasa kemarin.

“Kami menuntut kepada Mendagri agar pemekaran kabupaten Luwu Tengah dan provinsi Luwu Raya segera dilakukan,” teriak Ilham sang Jendlap dalam orasinya.

Polres Luwu selaku pengawal dan pengamanan aksi unjuk rasa melalui Kabag Ops Kompol Samurai Anata telah beberapakali mencoba bernegosiasi untuk pembukaan blokade jalan, “Kita harus hargai hak masyarakat lain selaku pengguna jalan, ini sudah hampir masuk waktu Magrib, tolong buka jalan, berikan mereka kesempatan,” bujuk Kompol Samurai kepada para aktivis.

Namun pihak mahasiswa konsisten, tetap meminta waktu untuk melanjutkan orasi sebagai bentuk protes terhadap moratorium DOB oleh pemerintah.

Sebagai gantinya, para demonstran mengajak seluruh pengguna jalan untuk berjamaah melaksanakan shalat maghrib bersama. Membentang tikar dan terpal sebagai alas Sholat, mereka berjamaah Magrib di samping kobaran api dari pembakaran ban bekas.

Aksi tersebut baru mereda pada pukul 22.00 WITA, setelah Wakil Bupati Luwu Syukur Bijak, SE (SBJ) yang didampingi Wakapolres Kompol Abraham Tahalele tiba di lokasi aksi unjuk rasa.

“Terima kasih kepada peserta aksi atas perjuangan pembentukan DOB Luwu tengah yang memang merupakan aspirasi masyarakat Walmas, namun dengan hormat saya minta adik-adiku semua, buka akses jalan karena masyarakat pengguna jalan sudah sangat terganggu akibat penutupan jalan ini,” ucap SBJ.

Selaku Ketua POPKALT (Forum komunikasi Pembentukan Kabupaten Luwu Tengah), SBJ juga menyampaikan kepada peserta aksi bahwa dirinya sudah berkomunikasi dengan Bupati Luwu untuk menghadap langsung ke bapak Gubernur Sulsel menyampaikan aspirasi pengunjuk rasa.

“Tunjuk perwakilan untuk berangkat bersama-sama dengan saya dan Pak Bupati menghadap langsung ke Bapak Gubernur Sulsel paling lambat 1 minggu dari sekarang,” tegasnya.

Selanjutnya SBJ dan Wakapolres Kompol Abraham memberikan kesempatan kepada Jenlap dan para Korlap untuk melakukan rembuk atas permintaan pembukaan blokade jalan yang sudah dilakukan sejak jam 2 siang tadi.

 

Setelah 8 jam lebih lamanya jalan poros Trans Sulawesi, jembatan Bolong lumpuh total dengan kemacetan yang mencapai puluhan kilometer, akhirnya tepat pukul 22.25 WITA, para mahasiswa melalui Jendlap dan masing-masing Korlap sepakat mengakhiri blokade jalan serta membubarkan diri.

Arus Lalulintas kemudian kembali berjalan normal. Hingga berita ini dimuat, situasi dan kondisi di lokasi aksi unjuk rasa telah berangsur aman dan kondusif. Namun masih tampak puluhan Polisi Sabahara Stand By di Polsek Walenrang dan Polisi Lalu Lintas di pinggir jalan melakukan pengaturan arus jalan raya.

Comment

error: Content is protected !!