Beranda Luwu Mahasiswa Walmas Blokir Jalan Trans Sulawesi, Macet Puluhan Kilometer

Mahasiswa Walmas Blokir Jalan Trans Sulawesi, Macet Puluhan Kilometer

0
Mahasiswa Walmas Blokir Jalan Trans Sulawesi, Macet Puluhan Kilometer

LUWU, CARIBERITA.CO.ID – Kec.Walenrang Kab. Luwu kembali memanas pada Selasa (12/11/19) siang hari ini, Gerakan dari Ikatan Mahasiswa Walenrang (IMWAL) bersama Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Luwu (IPMAL) sedang melakukan aksi unjuk rasa di jalan poros trans Sulawesi Selatan, jembatan Batusitanduk Kec. Walenrang, Luwu dalam rangka memperingati Tragedi Walmas dan melanjutkan perjuangan pemekaran DOB kabupaten Luwu Tengah.

Aksi serupa sebenarnya sudah dilakukan setiap tahun sejak beberapa tahun yang lalu dan kali ini, mahasiswa melakukan aksinya dengan cara menyampaian orasi secara bergantian sambil membentangkan spanduk, menutup total jalan raya yang merupakan jalan penghubung antar provinsi dengan menyulut kobaran api dari ban bekas yang dibakar di tengah jalan.

“Hari ini kami datang membawa suara masyarakat Walmas, untuk mendesak pemerintah segera memekarkan DOB kabupaten Luwu Tengah, karena sebenarnya telah terjadi diskriminasi terhadap rakyat Indonesia, dimana kami Walmas telah menuntut sejak lama, namun pada kenyataannya Pemerintah malah hanya mengakomodir pemekaran DOB daerah Papua Tengah,” teriak Ilham Makmur dengan lantang dalam orasinya selaku Jendral Lapangan.

Aksi penutupan jalan oleh para mahasiswa pengunjukrasa sudah berlangsung kurang lebih selama sejam lamanya, sampai saat ini telah menyebabkan kemacepatan sepanjang 10 Km lebih.

“Setengah hariki mengantri di SPBU kasian, sampai disini dikasi mengantri lagi, rugi berat mi saya ini, kalau begini kapan saya sampai di rumah ketemu dengan keluarga,” curhat Marhadi salah satu sopir truck yang ikut terjebak kemacetan dan terpaksa berhenti diperjalanan.

Sementara itu di sisi Selatan Jembatan Batusitanduk tampak standby berjaga beberapa Polisi untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa, namun terkait solusi terhadap aksi penutupan jalan tersebut, Polisi dari Polres Luwu sampai saat ini belum mengambil langkah tegas, melainkan baru sampai pada langkah persuasif dengan melakukan upaya negosiasi bersama Jendral Lapangan.

Rls

Comment

error: Content is protected !!