Beranda Luwu Seorang Bocah Asal Makassar Hanyut di Sungai Lindajang Luwu

Seorang Bocah Asal Makassar Hanyut di Sungai Lindajang Luwu

0
Seorang Bocah Asal Makassar Hanyut di Sungai Lindajang Luwu

LUWU, CARIBERITA.CO.ID – Seorang Anak Laki-laki tenggelam di Sungai Limbong, Kelurahan Lindajang, Kecamatan Suli Barat, Kabupaten Luwu, Kamis, 7 Nopember 2019.

Korban sempat ditemukan oleh warga sesaat setelah hanyut namun naas bocah tersebut meninggal dunia saat dilarikan ke Rumah Sakit Hikmah Belopa.

Dari informasi yang dihimpun cariberita co.id, korban diketahui bernama Wahyu Al Farizzy Bib Yutu Wandi yang masih duduk dibangku kelas 4 SD asal Jalan Parepare 2, Sudiang, Kota Makassar.

Kanit Reskrim Polsek Suli, Bripka Abd Samad mengatakan pihaknya memang menerima informasi adanya anak tenggelam di sungai Limbong Kelurahan Lindajang Suli Barat

”Saya langsung menuju ke lokasi kejadian. Ternyata korban dalam pencarian dan ditemukan warga di sungai,” kata Bripka Samad.

Informasi yang dihimpun dari warga setempat, mengatakan, bahwa sekitar pukul 14.00 Wita, korban bersama sembilan orang temannya meninggalkan rumah keluarganya di Lindajang, Kecamatan Suli Barat. Mereka menuju sungai dengan mengendara lima sepeda.

Setiba di sungai, korban bersama dengan sembilan temannya kemudian mandi di sungai Limbong tersebut. Sekira 20 Menit kemudian, korban tidak dilihat lagi oleh teman-temannya.

Rifaldi salah seorang teman korban langsung panik minta tolong. Namun tidak ada pertolongan yang datang, sehingga dirinya bergegas ke rumah keluarga korban untuk memberitahukan mengenai perihal tenggelamnya korban.

Sekira pukul 15.50 wita, Kasman menuju ke TKP dengan mengendarai sepeda motor. Di TKP, korban sudah dibaringkan warga sekitar di di bantaran sungai tepat di bawah pohon.

Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Suli Barat, disana petugas medis kemudian memberikan pertolongan pertama kemudian dirujuk menuju rumah sakit Hikmah Belopa menggunakan mobil ambulans.

Namu naas nyawa korban tidak bisa tertolong. Meski tim medis rumah sakit sudah maksimal memberikan pertolongan dengan bantuan pernafasan.

Uccy Oemar

Comment

error: Content is protected !!