Beranda Makassar Konflik Warga Dengan PT ASR di Pinrang, Aktivis Pemuda Minta Pemkab Ambil Sikap

Konflik Warga Dengan PT ASR di Pinrang, Aktivis Pemuda Minta Pemkab Ambil Sikap

Konflik Warga Dengan PT ASR di Pinrang, Aktivis Pemuda Minta Pemkab Ambil Sikap

MAKASSAR, CARIBERITA.CO.ID – Konflik yang terjadi melibatkan warga desa salipolo dan desa bababinanga dengan perusahan PT. ASR yang mengakibatkan korban luka-luka pada selasa lalu (05/11).

Hal tersebut membuat Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Suppiran, Mesakada dan Sali-Sali (IPEPMA SMS Makassar) angkat bicara terkait kejadian yang memakan korban luka-luka. Kamis, 07/11/2019

Salmon sattu selaku Ketua Umum IPEPMA SMS Makassar mengatakan bahwa pemerintah daerah harus segera mengambil sikap agar kejadian ini tidak terulang kembali.

“Bahwa melihat apa yang terjadi di pinrang yang melibatkan warga desa salipolo dan desa bababinanga dengan penambang PT. ASR yang melakukan penambangan yang ada di Kabupaten Pinrang Kecamantan Cempa yang menelan korban, ini menjadi warning kepada pemerintah agar segera mengambil langka agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali jika hal ini tidak dicarikan solusi cepat maka bisa saja kejadian sperti ini akan terulang kembali pemerintah harus jadi penengah dalam perseteruan ini,”jelasnya salmon kepada reporter cariberita.co.id saat di mintai keterangan.

Lebih lanjut salmon mengatakan pemerintah harus mengambil sikap untuk menghentikan tambang tersebut meskipun telah mengantongi izin agar tidak terjadi konflik lagi.

“Pemerintah harus bisa mngambil sikap yang tegas untuk mnghindari pertumbahan darah kembali jika kalau tidak ada jalan lain kecuali PT.ASR menghentikan tambang maka pemerintah juga harus berani tentukan sikap meskipun tambang ini mengantongi surat izin,”ujarnya

CaBer Makassar Arung

Comment

error: Content is protected !!