Beranda Maros Ketua HMI Butta Salewangang Apresiasi Pemuda Tanah Gersang Bontoa

Ketua HMI Butta Salewangang Apresiasi Pemuda Tanah Gersang Bontoa

0
Ketua HMI Butta Salewangang Apresiasi Pemuda Tanah Gersang Bontoa

MAROS, CARI BERITA – Aliansi Pemuda Tanah Gersang dalam waktu dekat akan menyelenggarakan diskusi panel dengaan tema “Sinergitas Pemerintah Daerah dan Masyarakat Dalam Menjawab Krisis Air Bersih Di Maros”.

Dalam diksusi itu akan hadir dari Instansi yang terkait dan Akademisi Unhas serta Tim Qecewas Unhas. Hal ini juga masyarakat sangat mendukung gerakan Pemuda Tanah Gersang dalam mengawal polemik krisis air bersih ini.

Menurut Arung selaku kordinator diskusi mengatakan akan mengadakan diskusi panel hari Rabu, tanggal 18 September 2019 mendatang

Dirinya pun berharap bisa melahirkan sebuah solusi

“Supaya polemik krisis air bersih ini bisa di selesaikan secepatnya. Kami juga telah menyurat ke beberapa instansi terkait agar menjadi narasumber di diskusi nanti. Dan kami juga akan menghadirkan Akademisi agar mampu memberikan solusi nantinya” Ungkapnya kepada Tim Cariberita.co.id, Minggu, 15/09/2019

Lanjutnya,Peserta yang diundang nantinya seperti Kepala kelurahan dan kepala desa serta tokoh-tokoh masyarakat dari daerah pesisir Kab Maros yang mengalami krisis air bersih

“Saya berharap Pemerintah Daerah Maros harus serius tangani krisis air bersih ini dan kami juga akan tetap menyikapi terkait hal ini” tegas Arung

Mendengar hal tersebut, Pimpinan Himpunan mahasiswa Indonesia (HMI) Cabang Butta Salewangang Misbahuddin Nur mengungkapkan Apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan tersebut

“Apresiasi mendalam kepada rekan rekan Pemuda Tanah Gersang dalam melakukan gerakan yang menjembatangi aspirasi masyarakat terkhusus kecamatan Bontoa” Ungkapnya

“Krisis air telah menjadi akut pada masyarakat pesisir, bencana tahunan yang melanda masyarakat, selalu saja kemarau menjadi momok yang menakutkan, apalagi krisis ini sejak dulu dan sampai skarang tidak pernah tertuntaskan” Imbuhnya

Menurutnya,Pemerintah tidak boleh tutup telinga dan berpura pura buta dengan kondisi ini, harus ada tawaran solusi yg dituntaskan dengan gerakan nyata

“Apalagi  melihat air adalah sumber utama kehidupan, dibontoa sisa sisa air musim hujan tak bertahan lama, manusia dan hewan peliharaan berebut air untuk tetap hidup disana. Miris jika pihak yg berwenang tak peduli tentang ini” Tutup misbahuddin nur yang juga adalah pemuda asal Bontoa Maros

CaBer Maros :Hamzah Usman

Comment

error: Content is protected !!